Prabowo dorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan umum pertahanan negara

12 Viewed Akhdi Dehabebdi 0 respond

Jakarta (Outsiders) – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menilai pertahanan adalah investasi karena negara dengan pertahanan yang aman akan menarik investor.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam jumpa pers usai menutup rangkaian Rapim Kemhan RI Tahun 2020 di Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, seperti yang dilansir suara.com, Kamis (23/1/2020)

Mulanya, Prabowo mengatakan bahwa dirinya dan jajaran di Kemhan RI memiliki tanggung jawab atas memberi saran kepada Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan kebijakan umum pertahanan negara dan turunan-turunannya; seperti doktrin, sistim, strategi dan sebagainya. 

Prabowo lantas mengaku bersyukur lantaran kekinian pimpinan negara dari unsur-unsur pengambil kebijakan di tingkat nasional sudah memiliki pemahaman yang sangat tepat tentang pentingnya modernisasi TNI dan investasi dalam pertahanan.

“Bahwa pertahanan adalah investasi. Negara yang kuat pertahanannya aman, terjadi iklim yang damai, iklim yang damai menjamin iklim ekonomi yang baik. Investasi, investor akan masuk kepada negara yang damai dan aman. Dengan demikian, ini satu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan,” kata Prabowo.

Single content advertisement top
Filed in

Rio Alfi, mahasiswa asal Pekanbaru, Riau yang tertahan di Wuhan

Pemerintah siapkan Sumut sebagai destinasi wisata baru bagi wisatawan Spanyol

Related posts