Pengurusan Minus, Pedagang Pasar Meringis

  • Whatsapp

Oleh : Nelly, M.Pd *)

Dilema kini menghinggapi segala lini kehidupan masyarakat di tengah wabah corona, temasuk para pedagang dan pembeli pada pasar tradisional. Wabah pandemi kian mengganas setiap hari terjadi saja penambahan baik yang positif maupun yang meninggal dunia.

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKPPI) mencatat sebanyak 529 pedagang positif corona (covid-19) di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Kemudian, di antara ratusan pedagang yang positif corona tersebut sebanyak 29 lainnya meninggal dunia. Ketua Bidang Keanggotaan DPP IKAPP, Dimas Hermadiyansyah mengatakan, saat ini terdapat 13.450 pasar tradisional yang tersebar di seluruh wilayah Tanah Air. Sebanyak 12,3 juta orang tercatat menjadi pedagang di pasar tersebut. Angka itu belum termasuk para pemasok barang, PKL, kuli panggul, serta jejaring rantai di pasar tradisional. (okezone.com, 12/6/2020)

Tidak dapat dipungkiri pasar tradisional dalam masa pandemi ini menjadi salah satu cluster penyebaran covid-19, mengingat dari segi kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan baik para penjual dan pembeli masih kurang. Disisi lain aturan dan sanksi dari aparat juga kurang tegas dalam menindak yang melanggar aturan.

Semua memang dilematis, satu sisi para pedagang harus tetap berjualan sebab itulah penghasilan mereka sehari-hari untuk memenuhi keburuhan keluarga. Makanya mau tidak mau mereka harus tetap berjualan dengan resiko kesehatan mereka juga terancam. Di sinilah sebenarnya dituntut peran pemerintah untuk tampil ke tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *