Kali Keempat, Pemko Pekanbaru Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

  • Whatsapp
Penyerahan Opini WTP oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Riau Thomas Ipoeng Andjar Wasita, kepada Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT di Auditorium gedung BPK RI perwakilan Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (30/6/2020)

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali memperoleh predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LHP LKPD) dari BPK RI perwakilan Riau. 

Opini WTP yang diraih merupakan LHP LKPD tahun anggaran 2019, dan perolehan ini merupakan yang keempat kali yang berhasil diraih Kota Pekanbaru secara berturut-turut sejak 2016 lalu. 

Bacaan Lainnya

Opini WTP diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Riau Thomas Ipoeng Andjar Wasita, kepada Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT didampingi Pj Sekdako Muhammad Jamil dan Kepala BPKAD Syoffaizal, bertempat di Auditorium gedung BPK RI perwakilan Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (30/6/2020). 

Penyerahan predikat Opini WTP itu juga disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani. 

Wali Kota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT mengucapkan rasa syukurnya atas perolehan yang diterima Pemko Pekanbaru dari BPK RI. Tahun ini kembali diraih untuk yang keempat kalinya, dan merupakan hasil kerja keras jajaran di Pemko Pekanbaru untuk capaian tersebut. 

“Alhamdulillah, Kota Pekanbaru kembali menerima Opini WTP yang keempat kali secara berturut-turut dari BPK RI perwakilan Riau,” ujar Firdaus.

Dari peredikat WTP yang diraih, Firdaus mengatakan ada rekomendasi dari BPK RI untuk percepatan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) tahun 2019. 

Pihaknya akan segera menindaklanjuti rekomendasi dari BPK, ia menargetkan akan menuntaskan dalam waktu 60 hari ke depan.

”Kami akan menuntaskan segera apa yang menjadi rekomendasi dari BPK,” jelasnya. 

Pihaknya akan menggesa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera menindaklanjuti rekomendasi BPK RI dalam 60 hari kedepan. Ia juga berharap atas capaian ini juga menjadi motivasi seluruh OPD dalam menyampaikan laporan keuangan masing-masing OPD ke BPKAD untuk diaudit. 

Menurutnya, dari pemeriksaan tahun 2019 lalu, pada dasarnya tidak ada catatan diberikan oleh BPK. Namun, diungkapkannya lagi, ada administrasi dari 10 tahun yang lalu yang perlu diselesaikan.”Pada dasarnya yang belum itu dari 10 tahun lalu. Ini akan kita selesaikan juga,” jelasnya. 

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Riau, Thomas Ipoeng Andjar Wasita mengapresiasi capaian opini WTP bagi LHP LKPD tahun 2019 Kota Pekanbaru. Ia menilai secara umum pemerintah daerah sudah baik dalam pengelolaan keuangan.

Namun ia menegaskan agar pemerintah daerah bisa mendorong jajaran untuk percepatan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) tahun 2019. Percepatan TLRHP tahun 2019 Pemerintah Kota Pekanbaru per 31 Desember 2019 baru 68 persen.

Kota Pekanbaru sudah menuntaskan sebagian besar rekomendasi. Hanya tinggal tujuh persen lagi rekomendasi yang harus dituntaskan.

“Seharusnya sudah mencapai 75 persen, maka kita tekankan agar menggesa TLRHP tahun 2019,” terangnya. 

Thomas mengaku hal ini hampir terjadi di seluruh kabupateb/kota di Riau. Ia berharap ini dapat ditingkatkan. 

“Namun kita terus mendukung agar segera menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan,” tutupnya. (Advetorial)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *