Webinar Ketahanan Pangan untuk wartawan usai, Insentif Rp100 juta disiapkan PWI Riau-SPS Riau

Webinar Ketahanan pangan bagi wartawan Riau hari terakhir, Selasa (8/12/2020)

Pekanbaru (Outsiders) – Webinar Ketahanan Pangan bagi wartawan Riau selama dua hari, 7-8 Desember 2020 sukses dilaksanakan. Antusias peserta webinar sangat tinggi menimba ilmu dari dua orang nara sumber yang sangat kompeten.

Kedua nara sumber yang dihadirkan PWI Riau dalam webinar ini adalah Azer Afwan dan Deni Risman. Kedua nara sumber ini telah berhasil budidaya lele bioflok dan budidaya jahe merah.

Bacaan Lainnya

Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang ketika dikonfirmasi menyebutkan, webinar ini terselenggara atas kerjasama PWI Riau dan SPS bersama SKK Migas danKontraktor Kerja Kerja Sama (KKKS) yang merupakan badan usaha tetap atau perusahaan pemegang hak pengelolaan kegiatan ekplorasi, ekploitasi minyak dan gas bumi di Riau.

Di Indonesia khususnya di provinsi Riau KKKS yang melakukan ekplorasi,
ekploitasi minyak dan gas bumi adalah PT. Cevron, EMP, BSP, Pertamina PHE Siak, PErtamina PHE Kampar, Pertamina EP dan SPR Langgak.

PWI Riau dan SPS Riau menyiapkan dana insentif Rp100 juta bagi anggota PWI untuk melakukan budidaya ketahanan pangan seperti berkebun jahe merah dan budidaya ikan lele melalui media bioflog.

“PWI Riau mempersilahkan kepada peserta yang mengikuti webinar selama dua hari ini mengajukan proposal untuk mendapatkan dana bergulir ini ke sekretariat PWI Riau paling lambat 31 Desember 2020,” kata Zulmansyah, ketua PWI Riau.

Ditambahkan Zulmansyah, proposal yang disampaikan calon penerima dana bergulir ini sebelum diberikan, terlebih dahulu tim akan menyeleksi dan mensurvei lokasinya.

Selanjutnya setelah semua proses dilaksanakan barulah dana ini diberikan sesuai dengan kebutuhan proposal yang diajukan calon penerima. “Bagi yang mendapatkan bantuan dana bergulir ini wajib menyiapkan jaminan,” ujar Zulmansyah.

Zulmansyah mengucapkan terima kasih kepada para mitra SKK Migas dan KKKS atas dukungan terselenggaranya kegiatan ini serta narasumber dan peserta yang telah aktif mengikuti webinar. *

Pos terkait