Anggota IKWI Riau semangat ikuti pelatihan pembuatan sabun dan sagu

Ketua IKWI Riau, Hastuti Salta foto bersama usai pelatihan pembuatan sabun, Sabtu (13/11/2021)

Pekanbaru (Outsiders) – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Riau kembali menggelar kegiatan untuk membangun ekonomi keluarga di era COVID-10 dengan pelatihan membuat sabun dengan alat dan bahan sederhana serta membuat makanan dan jajanan berbahan dasar sagu di ruang pertemuan Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau, Jalan Arifin Achmad Pekanbaru, Sabtu (13/11/2021).

Ketua IKWI Provinsi Riau Hj Hastuti Salta mengatakan di depan sekitar 30 anggota IKWI Riau, pelatihan yang diselenggarakan ini besar manfaatnya bagi istri-istri wartawan yang rata-rata adalah ibu rumah tangga. Apalagi saat ini masih dalam kondisi masa pandemi covid-19, yang sudah tentu berdampak terhadap perekonomian keluarga wartawan.

Bacaan Lainnya

“Kita berharap, dengan adanya pelatihan-pelatihan yang sudah diselenggarakan akan bisa membangkitkan ekonomi keluarga yang selama terimbas oleh dampak pandemi covid-19. Tentunya, semua itu kita kembalikan kepada anggota IKWI yang telah mengikuti pelatihan bisa mengambil potensi mana yang cocok untuk dijadikan peluang dijadikan usaha rumah tangga,” tutur Hastuti Salta.

Istri Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang yang akrab disapa Tuti ini menyampaikan, pelatihan yang diselenggarakan pada minggu kedua November 2021 ini, instruktur yang membimbing peserta yakni Mirsal dan Raja Arbaiyah.

Materi yang disampaikan yakni terkait cara membuat sabun dengan alat dan bahan sederhana serta membuat makanan dan jajanan berbahan dasar sagu.

“Alhamdulillah, apa yang disampaikan instruktur bisa dipahami oleh seluruh peserta pelatihan. Terbukti, peserta bisa praktek langsung cara membuat sabun dan makanan seperti Lempeng dan Laksa,” sebut Tuti sembari mengucapkan terima kasih kepada instruktur yang telah berbagi ilmu pengetahuan kepada para peserta pelatihan yang diselenggarakan oleh IKWI ini. Semoga semua materi yang disampaikan oleh instruktur bisa menjadi bekal bagi ibu-ibu IKWI untuk dipraktekkan di rumah masing-masing.

‘Kita berharap kepada ibu-ibu yang tergabung ke dalam IKWI ini bisa menangkap peluang ini. Kalau perlu, jadikan potensi ini untuk membuka usaha, sehingga kedepan dapat menunjang perekonomian keluarga,” harapnya.(rls)

Pos terkait