Tekad anak tukang Sepuh emas di Mandau jadi kimiawan lewat Beasiswa Prestasi PHR

Lovalya Putri bersama kedua orang tuanya. Siswi lulusan SMAN 2 Mandau ini berhasil meraih beasiswa prestasi PHR untuk melanjutkan studi jenjang S1 ke Universitas Pertamina. 

Duri (Outsiders) – Lovalya Putri tak menyangka, usaha dan jerih payahnya bersaing dengan ribuan putra-putri Riau akhirnya berbuah manis. Lulusan SMAN 2 Mandau ini berhasil meraih Beasiswa Prestasi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk melanjutkan studi jenjang S-1 di Universitas Pertamina.

Anak dari pasangan Pendrizal dan Netty Herawati ini berhasil membuktikan bahwa latar belakang keluarga sederhana mampu meraih impian mengenyam pendidikan tinggi dengan beasiswa. Ayahnya hanya seorang tukang sepuh logam mulia di Duri, sementara sang ibu merupakan ibu rumah tangga.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, bahagia sekali meraih beasiswa ini. Orang tua sangat senang, bangga dan terharu,” ujar Lovalya.

Saat ini, ia bersama 9 rekan peraih beasiswa lainnya telah berada di Jakarta untuk persiapan memasuki masa kuliah di Universitas Pertamina. Dalam proses seleksi beasiswa PHR yang ketat tersebut, Lovalya gigih dan bersungguh-sungguh untuk meraihnya. Prestasi yang dimilikinya menjadi modal dan semangat untuk mewujudkan mimpi dan membanggakan keluarga.

“Saya mempersiapkan diri dengan matang untuk mengikuti tes-tes kemarin. Alhamdulillah berkat doa keluarga dan persiapan yang matang, akhirnya lulus,” katanya.

Di rumah, Lovalya merupakan kebanggaan keluarga. Ia tinggal bersama keluarga kecilnya di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Lewat jenjang pendidikan Universitas Pertamina yang akan ditempuh, ia bertekad untuk mewujudkan mimpi menjadi seorang peneliti dan ahli di bidang Sains, Teknologi, Teknik Engineering dan Matematika (STEM), ia memilih jurusan Teknik Kimia untuk mewujudkan mimpinya tersebut.

“Target saya ke depan saat berkuliah, saya akan aktif dalam berorganisasi dan saya akan aktif sebagai mahasiswa yang akan terus semangat meningkatkan prestasi di bidang akademik maupun non akademik. Saya juga akan semangat mencapai target wisuda. Selama berkuliah di Universitas Pertamina saya juga ingin berkontribusi di lingkungan masyarakat. Tentunya, saya juga ingin membanggakan orang tua dan daerah,” ungkapnya.

Corporate Secretary PHR WK Rokan Rudi Ariffianto mengaku bangga melihat semangat para penerima beasiswa prestasi PHR ke Universitas Pertamina. “Ini merupakan kesempatan emas bagi kalian, manfaatkanlah kesempatan berharga ini untuk meningkatkan kualitas diri, menambah ilmu, relasi serta membanggakan keluarga dan daerah,” pesannya.

Di sisi lain, sepuluh putra-putri terbaik Riau telah terpilih untuk mendapatkan Beasiswa Prestasi Pertamina Hulu Rokan (PHR). Beasiswa Prestasi PHR memberikan beragam manfaat kepada pemenang selama menjalani kuliah. Para penerima akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan SPP/UKT, biaya hidup dan pendukung serta biaya program pengembangan kapasitas dan Aksi Sobat Bumi.

“Program Beasiswa Prestasi PHR ini merupakan wujud komitmen PHR bersama Pertamina Foundation untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Riau, dalam mencetak generasi pemimpin masa depan yang berdaya saing,” tambah Rudi Ariffianto. (TR/**)

Pos terkait