Warga Tionghoa dari luar daerah rayakan Cap Go Meh 2575 di Klenteng Hok Siu Kyong Siak

Bupati Siak, Alfedri,Kapolres, Kajari, dan Dandim Siak menghadiri Perayaan Cap Go Meh berlangsung di Klenteng Hok Siu Kyong Siak, Sabtu (24/02/24) malam.

Siak (Outsiders) – Puncak Perayaan Cap Go Meh di Kota Siak berlangsung meriah, sejumlah warga tiong hoa dari luar daerah turut hadir, perayaan berlangsung di Klenteng Hok Siu Kyong Siak, Sabtu (24/02/24) malam.

Tampak seribuan warga hadir dalam perayaan itu, tidak hanya etnis Tionghoa dari Pekanbaru, Jambi saja, dari berbagai etnis juga turut hadir dalam perayaan budaya dan keagamaan tersebut, termasuk Bupati Siak Alfedri, Kapolres, Kajari, dan Dandim Siak.

Ketua Panitia Cap Go Meh 2024, Andri menyampaikan sejumlah harapan di tahun 2024 ini, dia berharap masyarakat siak selalu di beri kesehatan, keselamatan dan kemakmuran serta rezeki yang lancar. Berbagai etnis juga turut hadir dalam perayaan budaya dan keagamaan tersebut.

Perayaan yang sudah dimulai sejak 22 Februari lalu ini sebelumnya telah melaksanakan berbagai rangkaian kegitan, seperti pawai tatung yang merupakan tradisi masyarakat Tionghoa, bertujuan untuk membersihkan roh-roh negatif yang ada di kota siak.

Bupati Siak Alfedri yang turut hadir dan memberikan sambutan mengucapkan selamat merayakan malam Cap Go Meh tahun 2024, dia berterima kasih kepada masyarakat yang telah ikut berkonrtibusi dan sukseskan dalam pelaksanaan Pemilu lalu, kata dia, ini merupakan bentuk rasa kerukunan antara umat dalam ragam suku bangsa yang satu yaitu bangsa Indonesia.

“Keragaman etnik budaya telah mewarnai kasanah bangsa kita ini, apalagi ini berada di pusatnya kota melayu yang berlataran sejarah kerajaan terbesar dan tersohor di belahan dunia eropa yaitu kerajaan Sultan Siak, sejarah tercatat dari masa kemasa kepemimpinan Sultan pertama dan berakhir pada masa Sultan Syarif Kasim II”,ungkap Alfedri.

Dengan keberagaman suku, etnik dan budaya menjadi satu padu, tidak memandang perbedaan, tentu menciptakan kerukunan di tengah-tengah masyarakat kabupaten Siak.

” Mari terus kita jaga dan lestarikan keberagaman ini, Melayu bersatu tentulah oleh masyarakatnya yang saling hormat menghormati dalam perbedaan suku dan budayanya”, harap Alfedri

Sementara itu, Ketua Panitia Cap Go Meh 2024, Andri menyampaikan sejumlah harapan di tahun 2024 ini, dia berharap masyarakat siak selalu di beri kesehatan, keselamatan dan kemakmuran serta rezeki yang lancar”, terang Andri.

Andri menjelaskan, perayaan Cap Go Meh merupakan tradisi turun temurun yang selalu di laksanakan oleh masyarakat Tionghoa, yang melambangkan rasa syukur di tahun baru.

Perayaan ini diadakan pada malam ke-15 kalender China. Cap Go Meh sendiri menjadi momentum bagi masyarakat Tionghoa untuk memanjatkan rasa syukur sekaligus mengusir kesialan di masa yang akan datang.

“Selain itu, sebagai momentum berkumpul keluarga, kerapat, sanak saudara serta mempererat tali persaudaraan,” ungkapnya.

Lanjutnya, pada tahun 2024 ini perayaan Cap Go Meh memiliki makna yang sangat istimewa. Yaitu tepat 20 tahun yang lalu presiden Republik Indonesia mengeluarkan keputusan presiden nomor 6 tahun 2004 tentang libur nasional tahun baru Imlek.

Keputusan ini merupakan tonggak pendirian masyarakat Tionghoa di seluruh tanah air, karena menandakan bahwa pemerintah sangat antusias terhadap tradisi dan budaya Tionghoa.

Sambungnya, dengan dikeluarkanya keputusan presiden tersebut merupakan bukti nyata dan komitmen terhadap toleransi dan mutualisme.

Perlu di sadari bahwa kita adalah bangsa yang majemuk dimana keragaman merupakan kekuatan, bukan kelemahan.

“Oleh karena itu mari kita jaga dan lestarikan nilai-nilai toleransi dan mutualisme yang ada didalam diri kita. dan juga mari bersama-sama merayakan kedatangan tahun baru imlek yang penuh harapan kegembiraan dan kemakmuran,” ajaknya.

Andri juga mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemkab Siak dengan perayaan Cap Go Meh sehingga bisa berjalan Lancar.

Terimakasih kepada pak Bupati dan juga forkopimda, atas dukungan serta kerjasamanya, sehingga perayaan tahun baru Imlek seluruhnya berjalan lancar,” (Inf)

Pos terkait