Antisipasi lonjakan kasus, Diskannak Siak siapkan 3.150 dosis Vaksin PMK

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Siak, Kaharuddin.

Siak (Outsiders) – Antisipasi Lonjakan Kasus, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) menyiapkan 3.150 dosis vaksin PMK di tahun 2024 untuk 14 kecamatan.

Ribuan dosis vaksin dari Pemerintah Provinsi Riau itu saat ini sudah ada di Diskannak Siak, nantinya akan segera didistribusikan ke setiap kecamatan sesuai kesiapan petugas di lapangan. Jumlah vaksin yang diberikan ke tiap kecamatan nantinya akan berbeda, tergantung jumlah populasi dan tingkat kerawanan.

Menurut Kepala Diskannak Siak, Kaharuddin, langkah ini diambil setelah mendapat surat kewaspadaan PMK dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau 2 Februari lalu, bahwa di kabupaten tetangga seperti Dumai, Bengkalis, dan Indragiri Hulu sudah ditemukan lagi kasus PMK.

Sementara itu, sejak akhir tahun 2023 tercatat kasus PMK di Kabupaten Siak sudah nol, meski demikian Kaharuddin tidak ingin lengah, sebab virus masih ada di tubuh ternak selama 2 – 3 tahun, dan masih memungkinkan menular ke ternak yang belum terpapar.

“Kita tidak mau lagi ada kasus di Siak, kita segerakan vaksinasi dilakukan setelah tahap booster selesai”, ujarnya

Selain vaksinasi, lalu lintas ternak juga akan menjadi perhatian serius diskannak, terutama para pedagang ternak yang membawa masuk dan keluar, diharuskan melengkapi Surat Keterangan Sehat dari daerah asal yang dikeluargan oleh dokter hewan atau dinas terkait.

Kata Kaharuddin, Per Januari 2024 Kementrian Pertanian melalui Dirjen Peternakan sudah membuat aplikasi lalulintas ternak, tujuannya untuk mengontrol dan menekan penyebaran ternak yang berpotensi menularkan virus PMK dan penyakit lainnya.

“Jadi kedepan untuk mendatangkan dan mengeluarkan ternak kedaerah lain harus teregristrasi dalam aplikasi, ini terintegrasi secara nasional, bagi yang belum paham nanti kami bantu”, terangnya. (Infotorial)

Pos terkait