Musrenbang Kepri 2024 bertemakan Optimalisasi SDA menuju ekonomi kerakyatan

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepri Tahun 2024 dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025, bertempat di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (27/03).

Tanjungpinang (Outsiders) – Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2024 menjadi momen penting bagi pembahasan rencana kerja pemerintahan Provinsi Kepri untuk tahun 2025 bertemakan optimalisasi Sumber Daya Alam (SDA) menuju ekonomi kerakyatan dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kepri Tahun 2025, Rabu (27/3/2024).

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad dalam sambutannya mengatakan untuk memberikan arah dalam perencanaan pembangunan tahun 2025, maka RKPD Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025 menetapkan tema “Optimalisasi Potensi Sumber Daya Alam Secara Berkelanjutan Dalam Akselerasi Peningkatan Ekonomi Kerakyatan”.

Bacaan Lainnya

“Tema ini akan menjadi rujukan untuk dijabarkan ke dalam tiga prioritas pembangunan daerah tahun 2025 yaitu Optimalisasi Potensi Perekonomian Daerah, Pembangunan Infrastruktur Wilayah, serta Pembangunan Manusia yang Berkualitas dan Berbudaya” paparnya.

Kemudian terkait capaian indikator makro Provinsi Kepri ada dua indikator yang menjadi perhatian penting menurut Gubernur Ansar berdasarkan paparan Deputi I Kemendagri sebelumnya.

“Angka indeks gini ratio kita masih di angka 0,34 maka saya berharap agar dalam pembahasan tematik nanti lebih banyak program-program yang diarahkan kepada usaha pemberdayaan ekonomi masyarakat agar tingkat disparitas pendapatan antar masyarakat secara cluster bisa dapat kita kurangi tingkat kesenjangannya” pesan Ansar.

Semnetara itu, Plh. Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Robert Simbolon, berkesempatan hadir sekaligus membacakan sambutan pengarahan dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Robert Simbolon memberikan gambaran mengenai pokok-pokok substansi yang perlu dibahas dalam Musrenbang tersebut.

Musrenbang kali ini mengangkat tema besar dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kepri Tahun 2025, yaitu “Optimalisasi Potensi Sumber Daya Alam Secara Berkelanjutan Dalam Akselerasi Peningkatan Ekonomi Kerakyatan”.

“Dalam konteks ini, ada tiga poin utama yang menjadi fokus pembangunan Provinsi Kepri pada tahun 2025, yakni optimalisasi potensi perekonomian daerah, pembangunan infrastruktur wilayah, dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan berbudaya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula beberapa poin penting dari arahan Menteri Dalam Negeri yang menjadi perhatian bersama. “Salah satunya adalah upaya pemeliharaan dan peningkatan kinerja yang telah dicapai, seperti pertumbuhan ekonomi yang meningkat, penurunan tingkat kemiskinan, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan penurunan tingkat pengangguran terbuka,” bebernya.

Namun demikian, arahan tersebut juga menyoroti beberapa isu strategis yang perlu mendapat perhatian khusus. Salah satunya adalah penurunan Gini Ratio yang mengalami peningkatan, menandakan perluasan kesenjangan sosial yang memerlukan perhatian serius.

Selain itu, isu-isu seperti pendidikan, kesehatan, pengendalian inflasi, dan pencegahan korupsi, juga menjadi sorotan penting dalam arahan tersebut.

Dalam penutup sambutannya, Robert Simbolon menekankan pentingnya memanfaatkan Musrenbang sebagai forum bersama untuk menampung aspirasi dan masukan dari berbagai pihak secara komprehensif dan solutif.

“Kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai sektor masyarakat, termasuk pihak non-pemerintah, sangat krusial dalam mengoptimalkan pengelolaan potensi daerah,” tukasnya.

Selain itu, pentingnya menjaga keselarasan dan kesinambungan kebijakan pembangunan antara pusat dan daerah juga ditekankan sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Arahan ditutup dengan harapan bahwa hasil Musrenbang ini akan menjadi landasan kuat dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak positif bagi masyarakat Provinsi Kepri secara keseluruhan.

Dengan kerjasama yang sinergis antara semua pihak terkait, diharapkan Provinsi Kepri dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang nyata dalam memajukan bangsa dan negara.

Tampak hadir dalam pembukaan Musrenbang kali ini Menteri Dalam Negeri diwakili oleh Deputi I (Pengelolaan Batas Wilayah Negara) / Plh Sekretaris BNPP, Robert Simbolon, Menteri PPN/ Kepala Bappenas diwakili Staf Ahli Bidang Infrastruktur Bappenas, Leonardo Teguh Sambodo, Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Danrem 033 / WP Brigjen TNI Jimmy Watuseke, Wakajati Kepri Rini Hartatie, Danlanud RHF Kol. (Pnb) Andi Nur Abadi, dan Perwakilan Forkopimda lainnya.

Kemudian hadir juga Bupati Karimun Aunur Rafiq, perwakilan bupati / walikota se-Kepri, Sultan Pontianak IX – (Sultan Syarif Mahmud Melvin Alkadrie) beserta Ratu Tanaya Ahmad Al Khalid, Pimpinan Instansi Vertikal, Pejabat Fungsional Ahli Utama, Tim Percepatan Pembangunan, Staf Ahli, Asisten, serta para Kepala OPD Pemprov Kepri, dan peserta Musrenbang lainnya.

(KK/**)

Pos terkait