Temuan kasus Rabies di Tualang, Diskannak Siak langsung bertindak

drh Agung saat melakukan vaksinasi rabies di Kecamatan Tualang belum lama ini. foto: Outsiders

SIAK (Outsiders) – Sudah 10 Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) terjadi di Kecamatan Tualang sepanjang Mei 2024, satu kasus diantaranya dinyatakan positif setelah dilakukan pemeriksaan sample di Lab LVKH Provinsi Riau 15 Mei lalu.

Menurut Petugas Medis Veteriner Diskannak Siak di Kecamatan Tualang, drh Agung saat ini ada tiga ekor HPR yang sedang di observasi, 9 dari 10 kasus disebabkan oleh anjing, sementara satu kasus lagi oleh kucing.

Bacaan Lainnya

” Ya, ada 10 laporan kasus, jadi ada 5 kasus terlapor di Puskesmas Tualang, 5 kasus lagi di Puskesmas Perawang”, terangnya saat dikonfirmasi pada Ahad (19/05/24).

Saat ini pihaknya bersama Puskesmas Tualang dan Perawang tengah gencar melakukan sosialisasi bahaya penularan virus rabies yang disebabkan oleh HPR.

Sementara pihaknya bersama UPTD Keswan Wilayah II juga terus melakukan Vaksinasi guna meminimalisir resiko akibat gigitan HPR.

“Kita akan terus lakukan vaksinasi sepanjang 2024 ini, karna populasi HPR juga sangat banyak, jadi tingkat resikonya cukup tinggi”, katanya lagi

Kata drh Agung, tidak semua kasus gigitan disebabkan oleh HPR yang terinfeksi, beberapa kasus diantaranya terjadi akibat ada provokasi, sehingga HPR menggigit korban.

Meski demikian, dengan jumlah kasus yang ada dan ditemukan 1 HPR positif, saat ini Kampung Perawang Barat dan Kelurahan Perawang statusnya ditetapkan menjadi zona merah.

Penetapan ini dilakukan untuk pemetaan daerah yang rawan, sekaligus sebagai titik fokus pencegahan penularan HPR.

Sebagaimana diketahui, penyakit rabies sangat berbahaya bagi yang tertular dan sangat mematikan, sehingga perlu pencegahan dengan vaksinasi rutin setiap 1 tahun sekali terhadap HPR.

“Saat ini stok vaksin kita cukup, ada 1.000 dosis yang tersedia untuk Kecamatan Tualang, bagi yang memelihara HPR seperti Anjing, Kucing, Monyet, dan Musang, segera hubungi kami supaya hewan kesayangannya bisa kita vaksin, kami berharap sekali masyarakat sadar bahaya rabies,” tutupnya. (inf)

Pos terkait