Tim Gabungan Gagalkan Dugaan Penyelundupan 21 Nuri Hitam dan Anggrek Papua di KM Sinabung

Sebanyak 21 ekor burung Nuri Hitam (Chalcopsitta atra) diamankan tim gabungan saat KM Sinabung bersandar di Pelabuhan Umum Pelindo, Sorong, Papua Barat Daya, Senin (19/10/2026). Burung tersebut diamankan petugas Polsek KP3 Laut untuk penanganan lebih lanjut dalam pengungkapan dugaan penyelundupan satwa liar. (Foto: Dispen AL)

Sorong (Outsiders) – Tim gabungan pengamanan pelabuhan mengamankan 21 ekor burung Nuri Hitam, seekor burung Kasturi Kepala Hitam, dan enam batang Anggrek Macan Papua yang diduga terkait upaya penyelundupan satwa dan tumbuhan dilindungi di KM Sinabung, saat kapal bersandar di Pelabuhan Umum Pelindo, Sorong, Papua Barat Daya, Senin (19/10/2026).

Pengamanan tersebut melibatkan Detasemen Intelijen (Denintel) dan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Kodaeral XIV, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat Daya melalui Bidang KSDA Wilayah I Sorong, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta Polsek KP3 Laut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, enam batang Anggrek Macan Papua (Grammatophyllum scriptum) diketahui dibawa seorang perempuan berinisial RP, asal Jeneponto, Makassar. Petugas juga mengamankan seekor burung Kasturi Kepala Hitam yang dibawa seorang perempuan berinisial F, asal Ternate.

Sementara itu, sebanyak 21 ekor burung Nuri Hitam (Chalcopsitta atra) diamankan petugas Polsek KP3 Laut untuk penanganan lebih lanjut.

Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Bidang KSDA Wilayah I Sorong untuk pendataan tumbuhan dan satwa liar (TSL), identifikasi, serta pengelompokan berdasarkan jenisnya.

Hingga tahap pemeriksaan awal tersebut, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai asal-usul satwa dan tumbuhan, tujuan pengiriman, dokumen kepemilikan atau pengangkutan, maupun status hukum pihak yang membawa barang-barang tersebut.

Identifikasi dan pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan status perlindungan setiap jenis serta menentukan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Pos terkait