Mengenang Tokoh Adat dan Lingkungan Talang Mamak, Patih Laman

Patih Laman (alm), salah seorang pemuka adat Suku Talang Mamak, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

 

Patih Laman, tokoh adat Suku Talang Mamak serta penerima anugerah Kalpataru semasa pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri, adalah pemerhati lingkungan hidup yang bermukin di kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

Bacaan Lainnya

Beliau meninggal dunia beberapa tahun silam, tepatnya Rabu, 10 Mei 2017 dan disemayamkan di rumah anaknya di Talang Durian Cacar, Desa Sei Ekok, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

Semasa hidup ia memiliki komitmen mempertahakan pemukimannya dari ancaman perusakan hutan dengan melakukan perlawanan terhadap pelaku illegal logging. Apa yang diperjuangkannya mendapat apresiasi langsung dari Woorld WideFund for Nature (WWF) International Conservation sebagai tokoh yang berhasil mempertahankan kawasan hutan serta budaya lokal. Penghargaan tersebut diserahkan kepadanya tahun 1999 di Sabah, Malaysia.

Nama Patih Laman, sebagai salah satu pemegang gelar tertingi adat Suku Talang Mamak, sempat mencuat ketika ia berniat mengembalikan Penghargaan Kalpataru yang ia terima 5 Juni 2003 kepada Pemerintah Pusat dengan alasan pemerintah tidak memiliki keberpihakan kepada Suku Talang Mamak karena terkesan melakukan pembiaran terhadap penjarahan kawasan hutan di TNBT.

 

Pos terkait