Siak (Outsiders) – Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber pendapatan daerah saat ditinjau Bupati Siak bersama DPR RI.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda reses DPR RI. Dalam kesempatan itu, keduanya membahas sejumlah potensi strategis yang dapat dikembangkan di kawasan tersebut.
Dorong KITB Jadi Motor Ekonomi
Afni mengatakan, Kawasan Industri Tanjung Buton memiliki potensi besar untuk berkembang dan diharapkan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak.
“Hari ini saya sengaja mengajak Ibu dewan kita, Iyeth Bustami untuk melihat KITB, karena kawasan ini punya potensi besar berkembang. Tentu kita minta Kak Iyet bisa menjembatani terkait persoalan dan tantangan yang kita hadapi untuk disampaikan ke kementerian terkait,” kata Afni.
Ia menegaskan, pengembangan kawasan industri tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi dan membuka ruang investasi yang lebih luas.
“Kami terus mendorong kemandirian fiskal salah satunya melalui pengembangan KITB ini. Insya Allah investasi bisa melesat dan meningkatkan PAD dengan bersinergi berbagai pihak,” ujarnya.
DPR RI Nilai Potensi Besar
Iyeth Bustami menyebut kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi daerah sekaligus melihat langsung potensi kawasan industri.
“Hari ini saya bersama Ibu Bupati mengunjungi wilayah KITB. Saya melihat ini peluang yang sangat besar sekali, potensinya luar biasa untuk menjadi sumber PAD bagi Kabupaten Siak,” katanya.
Ia juga menilai langkah Pemerintah Kabupaten Siak cukup progresif dalam membuka ruang pengembangan investasi.
“Saya sangat terinspirasi oleh Ibu Bupati Siak yang lugas dan cekatan, makanya saya ingin melihat langsung apa yang sudah beliau kerjakan,” ujarnya.
Siap Jembatani ke Pemerintah Pusat
Sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang bermitra dengan Kementerian ESDM, Lingkungan Hidup, dan Investasi, Iyeth menyatakan siap mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Ini menjadi serapan yang bisa saya bantu dan dukung untuk bagaimana kita bisa bersinergi membantu pemerintah daerah Kabupaten Siak menjadi wilayah dengan peluang bisnis ke depan,” tuturnya.
Kawasan Industri Tanjung Buton dirancang sebagai kawasan industri terintegrasi yang diharapkan mampu memperkuat struktur ekonomi daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Pertemuan tersebut juga membahas berbagai langkah penguatan kawasan dan percepatan investasi. Kehadiran DPR RI dalam peninjauan itu dinilai menjadi sinyal dukungan pusat terhadap pengembangan kawasan industri di Kabupaten Siak.
Dengan dukungan tersebut, Kawasan Industri Tanjung Buton diharapkan berkembang menjadi kawasan strategis yang mampu menarik investasi dan menjadi penggerak utama ekonomi daerah.





