Agung: Camat Mesti Aktif Evaluasi Lurah yang Tak Kerja Maksimal

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meminta para camat aktif melakukan penilaian terhadap kinerja lurah. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembinaan maupun penataan aparatur di tingkat kelurahan.

Pekanbaru (Outsiders) – Pemerintah Kota Pekanbaru memperkuat peran camat dalam mengevaluasi kinerja aparatur di wilayah masing-masing. Camat diberi kewenangan dan tanggung jawab lebih besar untuk menilai kinerja lurah guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan para camat tidak perlu ragu menyampaikan hasil evaluasi terhadap lurah yang dinilai belum mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal.

Bacaan Lainnya

“Saya minta para camat tidak ragu melaporkan lurah yang dinilai tidak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik,” kata Agung, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, sejumlah camat telah mengusulkan evaluasi terhadap aparatur di wilayah kerjanya. Bahkan, ada usulan pergantian maupun pergeseran lurah yang dinilai belum mampu menjalankan tugas secara optimal.

Agung menilai langkah tersebut penting untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan. Terlebih, lurah memiliki peran strategis dalam mengawasi kinerja tenaga operasional yang bertugas di lapangan.

Ia juga meminta Kepala BKPSDM Kota Pekanbaru, Samto, segera berkoordinasi dengan para camat terkait proses evaluasi tersebut.

“Saya minta Kepala BKPSDM Samto agar segera berkoordinasi dengan para camat terkait evaluasi lurah yang dinilai belum mampu melaksanakan tugas pengawasan secara maksimal. Para camat harus diberikan kewenangan dan tanggung jawab yang lebih besar dalam menilai kinerja aparatur di wilayah kerjanya,” ujarnya.

Agung menegaskan seluruh proses evaluasi harus mengedepankan profesionalisme dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik. Penilaian aparatur, kata dia, harus didasarkan pada kemampuan bekerja dan capaian kinerja, bukan karena faktor kedekatan pribadi maupun dukungan pihak tertentu.

“Yang paling penting adalah kemampuan bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jika bisa bekerja dengan baik, tentu itu yang lebih utama,” pungkasnya.

Pos terkait