Damkar Minta Jangan Nekat Menangkap Sendiri, 72 Ular Masuk Rumah Warga Pekanbaru dalam Sebulan

Pekanbaru (Outsiders)  – Kasus kemunculan ular di permukiman warga masih mendominasi laporan penyelamatan yang ditangani Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru. Sepanjang Juni 2026, petugas tercatat mengevakuasi 72 ekor ular dari rumah dan lingkungan warga.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan sebagian besar ular yang dievakuasi merupakan jenis piton dan kobra. Kondisi tersebut menunjukkan potensi pertemuan antara satwa liar dengan masyarakat masih cukup tinggi di kawasan permukiman.

Bacaan Lainnya

Karena itu, masyarakat diminta tidak mengambil risiko dengan mencoba menangkap ular secara mandiri. Warga disarankan segera menghubungi petugas agar proses evakuasi dilakukan secara aman.

“Kami imbau tidak sembarangan menangkap ular ketika mendapati ada ular masuk rumah. Bisa segera hubungi kami bila mendapati ular masuk rumah,” kata Zarman, Jumat (31/7/2026).

Selain ular, petugas juga menangani 23 kasus evakuasi biawak yang masuk ke rumah warga selama periode yang sama.

Tidak hanya menangani reptil, DPKP Pekanbaru juga menerima permintaan bantuan untuk mengevakuasi lebah, tawon, musang, anjing, hingga kucing.

Layanan penyelamatan yang diberikan juga mencakup berbagai kondisi nonkebakaran. Petugas kerap membantu membuka pintu atau gembok yang terkunci, mengambil telepon genggam yang terjatuh ke parit, mengevakuasi sepatu yang tersangkut di balkon, hingga mengevakuasi kendaraan yang terperosok.

Menurut Zarman, berbagai layanan tersebut merupakan bagian dari tugas penyelamatan yang terus diberikan kepada masyarakat di luar penanganan kebakaran.

Pos terkait