Pekanbaru (Outsiders) – Pengendara yang biasa melintasi Jembatan Siak di Pekanbaru harus bersiap mengubah rute perjalanan. Dua akses utama, Jembatan Siak I dan Jembatan Siak III, akan ditutup secara bergantian mulai 17 September hingga 25 November 2026.
Penutupan dilakukan karena pekerjaan pembangunan dan penanganan pada kedua jembatan. Selama pekerjaan berlangsung, arus kendaraan akan dialihkan melalui jalur alternatif dengan pola berbeda pada setiap tahap.
Jembatan Siak I ditutup lebih dulu
Tahap pertama berlangsung selama sebulan, mulai 17 September hingga 17 Oktober 2026. Pada periode ini, akses masuk Jembatan Siak I ditutup.
Pengendara yang hendak menuju Rumbai masih dapat melintas melalui bagian bawah jembatan. Pilihan lainnya adalah menggunakan rute Jalan Perdagangan, Jalan Meranti, Jalan Merbau, kemudian menuju Jembatan Siak III.
Jembatan Siak III selanjutnya diberlakukan sebagai jalur dua arah untuk menampung kendaraan selama Jembatan Siak I ditutup.
Pengaturan tersebut membuat pengguna jalan perlu memperhatikan rambu dan petunjuk petugas, terutama saat memasuki kawasan jembatan.
Giliran Jembatan Siak III ditutup
Rekayasa lalu lintas kembali berubah pada tahap kedua. Mulai 20 Oktober hingga 25 November 2026, akses masuk Jembatan Siak III ditutup.
Pengendara dari arah Rumbai akan dialihkan menuju Jembatan Siak I. Pada tahap ini, Jembatan Siak I diberlakukan dua arah.
Dengan skema tersebut, penutupan tidak dilakukan terhadap kedua jembatan secara bersamaan. Pengguna jalan tetap memiliki akses penyeberangan, tetapi harus mengikuti jalur yang telah ditentukan selama pekerjaan berlangsung.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR PKPP Riau Zulfahmi mengatakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas akan dilakukan bersama kepolisian serta dinas perhubungan.
“Pengaturan lalu lintas ini bertujuan agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan tidak membahayakan pengendara yang melintas di sekitar area pekerjaan,” kata Zulfahmi, Senin (14/9/2026).
Pengendara diminta tidak menerobos jalur yang ditutup dan mengikuti rambu maupun arahan petugas di lapangan.
Bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan akses Jembatan Siak, perubahan rute ini perlu diperhitungkan sejak awal agar perjalanan tidak terganggu selama pekerjaan berlangsung.





