Kabut Asap Pekanbaru Makin Mengkhawatirkan, 177 Warga Terserang ISPA

Pekanbaru (Outsiders) –  Kondisi kualitas udara yang menurun dalam dua hari terakhir mulai berdampak terhadap kesehatan warga Kota Pekanbaru. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 177 orang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Selain ISPA, terdapat satu pasien yang mengalami pneumonia. Data tersebut menunjukkan dampak kabut asap tidak hanya menyerang saluran pernapasan, tetapi juga memicu gangguan kesehatan lainnya.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, mengatakan peningkatan kasus ISPA terjadi seiring memburuknya kualitas udara dalam beberapa hari terakhir.

“Jumlah kasus ISPA meningkat seiring penurunan kualitas udara selama dua hari belakangan,” ujar Ardiansyah, Rabu (25/8/2026).

Selain ISPA dan pneumonia, Dinas Kesehatan juga mencatat tiga orang mengalami konjungtivitis atau mata merah. Gangguan kesehatan lain yang ditemukan yakni iritasi kulit sebanyak tujuh orang dan asma sebanyak lima orang.

“Ada juga yang mengalami iritasi kulit sebanyak tujuh orang dan asma sebanyak lima orang,” katanya.

Ardiansyah menyebut sebagian besar warga yang mengalami gangguan kesehatan tersebut masih menjalani rawat jalan. Mereka mendapatkan penanganan melalui fasilitas layanan kesehatan, termasuk puskesmas yang tersebar di Kota Pekanbaru.

Pemerintah Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara memburuk. Warga diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan serta mengurangi kegiatan di luar rumah.

Imbauan tersebut terutama ditujukan untuk mengurangi paparan asap yang dapat memperburuk gangguan pernapasan maupun memicu masalah kesehatan lainnya.

Dengan meningkatnya jumlah kasus ISPA dan munculnya sejumlah gangguan kesehatan lain, kondisi kualitas udara di Pekanbaru menjadi perhatian serius. Masyarakat diminta tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan dan segera memanfaatkan layanan kesehatan apabila kondisi memburuk.

Pos terkait