Kabel Semrawut Ganggu Wajah Kota Pekanbaru, Pemko Targetkan Ronggo Warsito Bebas Kabel Udara

Ilustrasi (Rekayasa AI ~ Gemini)

Pekanbaru (Outsiders) – Kabel jaringan yang bergelantungan dan menjuntai tidak beraturan di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru tidak hanya merusak pemandangan dan estetika kota, tetapi juga mengancam keamanan pengguna jalan. Pemerintah Kota Pekanbaru kini mulai membenahi persoalan tersebut dengan mengalihkan kabel jaringan dari udara ke jalur bawah tanah.

Salah satu ruas yang menjadi sasaran penataan adalah Jalan Ronggo Warsito. Pemko Pekanbaru menargetkan seluruh kabel jaringan yang saat ini masih melintang di atas jalan tersebut sudah diturunkan dan ditata melalui jalur bawah tanah paling lambat 30 September 2026.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan penataan dilakukan bersama para provider pemilik jaringan kabel dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Riau.

“Kita targetkan tanggal 30 September 2026 ini paling lambat, Jalan Ronggo Warsito itu tidak ada lagi kabel-kabel yang berada di atas jalan, semuanya diturunkan ke bawah,” kata Zulhelmi, Kamis (10/9/2026).

Menurut Zulhelmi, seluruh provider yang memiliki jaringan di sepanjang Jalan Ronggo Warsito bersama APJATEL Riau telah menyepakati penertiban kabel. Jaringan yang sebelumnya dipasang di udara akan dipindahkan dan ditata melalui jalur bawah tanah.

Penataan tersebut dinilai mendesak karena kabel semrawut masih terlihat di hampir seluruh ruas jalan di Pekanbaru. Kabel yang menjuntai rendah bahkan berpotensi membahayakan pengendara dan pejalan kaki.

Zulhelmi mengungkapkan kondisi kabel yang tidak tertata bahkan pernah menyebabkan pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan.

“Baru-baru ini juga ada pengendara motor yang kena lehernya karena kabel jaringan yang menjuntai sampai ke jalan,” ujarnya.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu alasan Pemko Pekanbaru mempercepat penataan jaringan kabel. Pemerintah tidak ingin kabel yang dipasang untuk mendukung kebutuhan telekomunikasi justru berubah menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat.

Selain faktor keamanan, penataan kabel juga berkaitan dengan upaya memperbaiki wajah Kota Pekanbaru. Kabel yang menumpuk, saling silang dan bergelantungan dinilai membuat kawasan perkotaan terlihat semrawut serta mengurangi nilai estetika jalan.

Pemko Pekanbaru bersama provider dan APJATEL Riau kemudian mendorong perubahan pola penataan jaringan. Kabel tidak lagi dibiarkan memenuhi ruang udara di atas badan jalan, melainkan diarahkan masuk ke jalur bawah tanah.

Jalan Ronggo Warsito menjadi salah satu lokasi awal penataan. Pemko menargetkan hingga 30 September 2026 tidak ada lagi kabel jaringan yang melintang di atas jalan tersebut.

Penataan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membenahi jaringan kabel di ruas jalan lainnya sehingga Pekanbaru tidak hanya lebih rapi secara visual, tetapi juga lebih aman bagi masyarakat.

Pos terkait