Pekanbaru (Outsiders) – Persimpangan Jalan Paus dan Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, membutuhkan penanganan segera. Sistem drainase di kawasan tersebut dinilai sudah tidak mampu menampung debit air sehingga persoalan banjir masih menjadi perhatian pemerintah.
Kondisi tersebut mendorong Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meninjau langsung pembangunan drainase di kawasan itu, Selasa (1/9/2026).
Agung meminta pengerjaan drainase dipercepat agar persoalan banjir yang selama ini terjadi di kawasan Jalan Paus dan Jalan Arifin Achmad dapat segera dikurangi.
“Kami mendorong agar ada percepatan dalam membangun drainase untuk mengatasi banjir di Jalan Paus ini,” kata Agung saat meninjau lokasi.
Menurut Agung, persoalan di kawasan tersebut tidak cukup ditangani dengan memperbaiki saluran lama. Kapasitas drainase yang tersedia saat ini sudah tidak sebanding dengan debit air yang masuk.
“Saluran air dengan debit air yang ada sudah tidak mencukupi lagi, sehingga harus ada crossing di antara kedua jalur jalan kawasan itu,” ujarnya.
Untuk penanganan Jalan Paus, Pemkot Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar. Drainase lama dibangun kembali karena dinilai sudah tidak berfungsi optimal.
Penanganan juga akan diperluas ke Jalan Arifin Achmad. Pemkot Pekanbaru akan membangun drainase di kedua sisi jalan tersebut untuk mengurangi dampak banjir.
“Kita akan bangun drainase di kedua sisi Jalan Arifin Achmad, agar bisa mengurangi dampak banjir selama ini,” jelas Agung.
Penanganan Jalan Arifin Achmad juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau karena ruas jalan tersebut berstatus sebagai jalan provinsi.
Dalam peninjauan itu, Agung didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah dan Camat Marpoyan Damai Tengku Ardi Dwisasti. Mereka turut berdialog dengan warga untuk menerima masukan terkait kondisi banjir dan kebutuhan penanganan di kawasan tersebut.
Agung mengakui pembenahan drainase Kota Pekanbaru secara menyeluruh membutuhkan waktu dan anggaran yang besar. Karena itu, pemerintah melakukan penanganan secara bertahap dengan memprioritaskan titik-titik yang membutuhkan penanganan segera.
Pembangunan drainase di simpang Jalan Paus dan Jalan Arifin Achmad diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aliran air sekaligus mengurangi risiko banjir di kawasan yang menjadi salah satu jalur penting di Pekanbaru.





