Pekanbaru (Outsiders) – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru memperkuat sinergi dengan insan pers untuk mendorong transparansi pelayanan publik dan penyebaran informasi yang akurat. Dalam pertemuan bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau, Ombudsman Perwakilan Riau turut mengingatkan pentingnya pengawasan masyarakat terhadap penyelenggaraan layanan publik.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan media gathering yang digelar di salah satu hotel di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini diikuti 30 wartawan dan pengurus PWI Riau, dengan menghadirkan Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Rianto, Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar, serta Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau Bambang Pratama, S.H., M.H.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, Roni Sastrawan, mengatakan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi keimigrasian sekaligus menjadi mitra untuk mengevaluasi kualitas pelayanan.
Menurut Roni, komunikasi dua arah antara Imigrasi dan media perlu terus dibangun agar masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai pembuatan paspor, pengawasan orang asing, hingga penegakan hukum keimigrasian.
“Pelayanan publik seperti pembuatan paspor, pengawasan orang asing, hingga penegakan hukum keimigrasian perlu diketahui secara luas oleh masyarakat melalui informasi yang akurat dan berimbang,” ujar Roni.
Ia menegaskan, Kantor Imigrasi Pekanbaru terbuka terhadap kritik dan saran dari wartawan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap terbangun komunikasi yang lebih efektif sehingga informasi kepada masyarakat dapat disampaikan secara transparan dan profesional.
Dalam kesempatan itu, Rianto memaparkan sejumlah inovasi pelayanan yang dikembangkan Kantor Imigrasi Pekanbaru. Inovasi tersebut meliputi SIMPATIKU sebagai layanan pengaduan, SI JEMPOL atau Imigrasi Pekanbaru Jemput Bola, IKAN PATIN, serta IKAN CUPANG yang ditujukan bagi kelompok prioritas, termasuk lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.
“Semua inovasi yang kita hadirkan bertujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” kata Rianto.
Pengenalan inovasi tersebut menjadi salah satu bahasan dalam pertemuan bersama wartawan. Melalui dialog terbuka, Imigrasi Pekanbaru memberikan penjelasan mengenai pelayanan yang tersedia sekaligus membuka kesempatan bagi media untuk menyampaikan pertanyaan dan masukan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau, Bambang Pratama, menekankan pentingnya pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik. Pengawasan tersebut mencakup instansi pemerintah, badan usaha milik daerah, serta badan swasta sesuai dengan kewenangan Ombudsman.
Bambang mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan dugaan penyimpangan atau persoalan dalam pelayanan publik melalui saluran pengaduan yang tersedia.
“Untuk itu, kita telah menyiapkan call center 137. Mari bersama kita awasi layanan publik pemerintah. Jika ada keluhan ataupun penyimpangan, laporkan kepada kami,” ujarnya.
Menurut Bambang, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk membantu mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik agar berjalan sesuai ketentuan. Pengaduan masyarakat juga menjadi salah satu sarana untuk mengidentifikasi persoalan dan mendorong perbaikan layanan.
Di sisi lain, Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar mengingatkan wartawan agar menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia menilai, kepercayaan publik terhadap media sangat ditentukan oleh akurasi dan kredibilitas informasi yang disampaikan.
Raja menegaskan, setiap berita harus melalui proses jurnalistik yang bertanggung jawab agar informasi yang diterima masyarakat dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Sesi diskusi berlangsung dengan sejumlah pertanyaan dari wartawan senior, di antaranya Zufra Irwan, Fitriadisyam, Elpi Alkhairi, Anthony Harry, Hendri Agustira dan Rosyita. Pertanyaan yang disampaikan mencakup pelayanan keimigrasian serta fungsi pengawasan Ombudsman RI Perwakilan Riau.
Diskusi tersebut menjadi ruang bagi wartawan untuk memperoleh penjelasan langsung sekaligus menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelayanan publik.
Melalui kegiatan media gathering ini, Imigrasi Pekanbaru berharap hubungan dengan PWI Riau semakin kuat. Sinergi antara instansi pelayanan publik, media, dan lembaga pengawas diharapkan dapat mendukung keterbukaan informasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat.





