Polisi Sita 2.400 Liter Pertalite dalam 75 Jeriken di Kuansing, Dua Pria Diamankan

Asal-usul 2.400 liter Pertalite yang diangkut menggunakan mobil minibus di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, tengah ditelusuri polisi. Dalam kasus dugaan penyalahgunaan niaga BBM bersubsidi itu, Satreskrim Polres Kuantan Singingi mengamankan dua pria berinisial DR (45) dan HH (20). Foto: Polres Kuansing

Kuantan Tengah (Outsiders) – Polres Kuantan Singingi, Riau, menyita 2.400 liter Pertalite yang diangkut menggunakan mobil minibus di Jalan Rustams Abrus, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Selasa (20/10/2026). Dua pria berinisial DR (45) dan HH (20) diamankan untuk diperiksa terkait dugaan penyalahgunaan niaga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Kasat Reskrim Polres Kuantan Singingi AKP Gerry Agnar Timur mengatakan, petugas menemukan BBM tersebut dalam 75 jeriken yang diangkut menggunakan satu unit minibus Daihatsu berwarna perak metalik.

Setiap jeriken dilaporkan berisi 32 liter Pertalite, sehingga total volume BBM yang ditemukan mencapai 2.400 liter.

“ Saat ini, kedua pria tersebut masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami dugaan tindak pidana yang terjadi,” kata Gerry, Kamis (22/10/2026).

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang diterima polisi. Menindaklanjuti informasi itu, Gerry memerintahkan Ipda Jeconia Robin Sinaga bersama tim operasional Satreskrim untuk melakukan penyelidikan.

Sekitar pukul 17.30 WIB pada Selasa (20/10/2026), petugas mencurigai sebuah minibus dengan nomor polisi BA 13XX KH yang melintas di Jalan Rustams Abrus. Polisi kemudian menghentikan dan memeriksa kendaraan tersebut.

Dari pemeriksaan itu, petugas menemukan 75 jeriken berisi Pertalite. Dua pria yang berada dalam kendaraan tersebut kemudian dibawa bersama barang bukti ke Mapolres Kuantan Singingi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Gerry mengatakan, penyidik masih mendalami perkara tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan menelusuri asal-usul BBM yang ditemukan.

Polisi juga mendalami dugaan keterlibatan kedua pria tersebut dalam perkara yang sedang ditangani. Hingga saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan dan belum ada keterangan mengenai hasil akhir penyelidikan.

Pos terkait