BPBD Limapuluh Kota Perketat Pengamanan Lokasi Sinkhole Situjua Batua

Fenomena Sinkhole di Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari

Limapuluh Kota (Outsiders) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, memastikan pengamanan terus dilakukan di lokasi sinkhole yang muncul pada salah satu petak sawah milik warga Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Langkah ini diambil karena pergerakan tanah di sekitar lubang masih terjadi.

Komandan Regu Tim Reaksi Cepat BPBD Limapuluh Kota, Alexandra, mengatakan garis polisi telah dipasang di area terdampak untuk mencegah warga mendekat ke lokasi berbahaya tersebut.

“Hingga saat ini pergerakan tanah masih terus terjadi dan hal ini telah diantisipasi dengan memasang garis polisi di sekitar sinkhole,” kata Alexandra di Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa.

Berdasarkan pendataan awal BPBD, sinkhole tersebut memiliki panjang sekitar 10 meter, lebar tujuh meter, dan kedalaman mencapai 5,7 meter. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan apabila lubang kembali melebar.

Alexandra menambahkan, pembatasan area dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap kemungkinan terburuk. Aparat kepolisian bersama pemerintah setempat mengkhawatirkan pergerakan tanah dapat memperbesar lubang dan mengancam keselamatan masyarakat di sekitarnya.

Sekedar informasi, fenomena sinkhole adalah peristiwa amblasnya permukaan tanah secara tiba-tiba sehingga membentuk lubang atau cekungan, akibat runtuhnya lapisan tanah atau batuan di bawah permukaan.

Sinkhole umumnya terjadi karena adanya rongga di bawah tanah yang terbentuk secara alami atau dipicu aktivitas tertentu. Rongga tersebut tidak lagi mampu menahan beban tanah di atasnya, sehingga permukaan tanah ambles.

Secara umum, sinkhole dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain pelarutan batuan kapur atau karst oleh air tanah, erosi bawah permukaan, curah hujan tinggi, kebocoran pipa air, aktivitas pertambangan, serta getaran atau beban berat di atas tanah.

Fenomena ini berpotensi membahayakan karena dapat merusak bangunan, jalan, lahan pertanian, dan mengancam keselamatan manusia, terutama jika terjadi secara mendadak di kawasan permukiman atau fasilitas umum.

Assyifa School

Pos terkait