Banda Aceh (Outsiders) – Atlet Anggar Riau, Fatah Prasetyo mengungkapkan rasa bahagia dengan sujud syukur atas medali emas pertama baginya di nomor floret perseorangan putra yang berhasil diraih, setelah mengalahkan atlet anggar tuan rumah Aceh, Yudi Anggara Putra, dengan poin 15-6, di venue anggar Harapan Bangsa, Banda Aceh, Kamis (12/9/2024).
“Alhamdulillah, ini emas pertama yang saya raih. Sebelumnya saya mendapatkan medali perunggu dan medali perak,” ujar Fatah usai bertanding.
Tambahan satu medali emas dari Fatah Prasetyo ini, menjadi emas kedua yang dipersembahkan dari cabang olahraga anggar pada PON XXI Aceh-Sumut. Anggar menjadi salah satu cabor andalan KONI Riau, dalam perolehan medali emas bagi kontingen Riau.
Hasil yang diraihnya ini kata Fatah Prasetyo, tidak terlepas dari doa orangtuanya yang selalu mendoakan dirinya dalam setiap setiap sesi latihan. Terutama sata dirinya mencapai final orangtuanya ikut menyaksikan langsung pertandingan di Banda Aceh.
“Medali ini saya persembahkan untuk kedua orang tua saya, yang telah mendoakan saya. Terima kasih juga kepada masyarakat Riau, yang sudah mendoakan kami, Riau juara,” kata Fatah.
Sementara itu, ibu Fatah Prastyo, Sumani, yang ikut menyaksikan langsung putranya bertanding, merasa terharu dan bangga setelah Fatah berhasil membawa nama harum Riau, dengan berhasil meraih medali emas.
“Alhamdulillah, saya sangat senang hari ini. Akhirnya doa yang selama ini saya panjatkan disetiap melaksanakan sholat akhirnya di ijabah oleh Allah SWT,” ujarnya.
“Kalau soal pengorbanan, sudah banyak sekali yang dikorbankan untuk mensukseskan Fatah di PON ini, bahkan kami sekeluarga tidak jadi pulang kampung ke Bengkalis biar dia bisa fokus di PON ini,” tambahnya.
Selain Fatah, atlet anggar Riau Nisa Afrawasih, juga berhasil menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen Riau. Anggar Riau sendiri menargetkan 3 medali emas pada PON XXI, namun jika dilihat dari sisa nomor pertandingan cabor anggar bisa meraih 2 medali emas lagi.(**)





