Dari ruang-ruang madrasah di Riau, muncul generasi muda berprestasi. Mereka bukan hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga piawai di bidang sains dan riset hingga menembus Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 dan mengharumkan nama daerah.
Pekanbaru (Outsiders) – Sebanyak 17 siswa madrasah dari Provinsi Riau berhasil melaju ke ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Nasional Tahun 2025. Enam di antaranya bahkan mencatat prestasi gemilang dengan masuk 10 besar peserta terbaik nasional.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr H Muliardi MPd, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian para siswa tersebut.
“Selamat kepada para siswa madrasah yang telah meraih peringkat terbaik di tingkat provinsi. Semoga di tingkat nasional nanti dapat mengukir prestasi yang lebih gemilang dan membanggakan. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya mencetak generasi beriman dan berakhlak mulia, tetapi juga unggul dalam sains dan teknologi,” ujar Muliardi, Jumat (10/10/2025).
Menurutnya, Olimpiade Madrasah Indonesia merupakan wadah penting untuk menumbuhkan semangat riset, inovasi, dan kompetisi sehat di kalangan pelajar madrasah.
“Jadikan keberhasilan ini sebagai pijakan awal untuk terus berprestasi. Tampilkan kemampuan terbaik, jaga semangat belajar, dan jangan lupa berdoa. Insya Allah, hasil terbaik akan mengikuti,” pesannya.
Muliardi menjelaskan, Olimpiade Madrasah Indonesia adalah ajang kompetisi resmi yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan potensi, bakat, minat, serta daya saing peserta didik madrasah di bidang sains dan riset.
Mengusung tema “Innovation and Research in Science Youth and Digital Technology”, OMI 2025 menekankan pentingnya pengintegrasian ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman, kearifan lokal, dan teknologi mutakhir, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Adapun siswa madrasah asal Riau yang berhasil melaju ke tingkat nasional dengan tiket 10 besar nasional diantaranya Ahmad Fauzan dari MAN IC Siak, Rava Cahya Avifa dari MTsN 1 Pekanbaru, Muhammad Nasser Al Hajj dari MTsN 1 Bengkalis, Fakhri Ahmad dari MAN IC Siak, Khairuman Sastranegara dari MAN 2 Pekanbaru dan Danish Prayata Hary Putra dari MAN IC Siak.
Sementara itu keseluruhan jumah peserta OMI Riau akan juang pada Jenjang MI/SD diikuti dua orang siswa pada bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), Jenjang MTs/SMP diikuti 5 siswa pada bidang Matematika, IPA, dan IPS serta Jenjang MA/SMA diikuti 10 siswa pada bidang Matematika, Ekonomi, Fisika, Kimia, Biologi, dan Geografi.
OMI tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga membentuk generasi muda yang unggul secara akademis, berakhlak mulia, serta siap beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Ajang ini terbuka bagi peserta didik dari MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA atau sederajat, baik dari madrasah maupun sekolah umum di seluruh Indonesia.





