PBB: Bantuan kemanusiaan terus dikerahkan di tengah meredanya serangan di Gaza

Illustration (imagesFX)

Markas PBB, New York, (Outsiders)— Badan-badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terus menyalurkan bantuan bagi warga di Jalur Gaza meski situasi di lapangan masih belum stabil. Serangan udara Israel dilaporkan mulai mereda seiring dimulainya negosiasi perdamaian di Mesir.

Seperti diberitakan ANTARA NEWS, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menyampaikan bahwa akses bantuan di Gaza masih terbatas. Delapan misi bantuan berhasil dijalankan, termasuk pengiriman bahan bakar, makanan, dan obat-obatan, sementara beberapa misi lain ditolak atau dibatalkan.

Bacaan Lainnya

OCHA juga mencatat 21 orang tewas dan 96 luka-luka pada Minggu (5/10). Di tengah keterbatasan pasokan, lembaga kemanusiaan tetap berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Koordinator Bantuan Darurat PBB Tom Fletcher mengalokasikan dana sebesar 9 juta dolar AS atau sekitar Rp149 miliar untuk memastikan layanan penting seperti rumah sakit dan dapur umum tetap beroperasi. Hingga kini, 885 ribu porsi makanan telah disalurkan melalui 167 dapur umum di seluruh Gaza.

Kepadatan pengungsi di Gaza selatan memaksa sebagian keluarga tinggal di lokasi tidak layak, termasuk tempat pembuangan sampah di Al Amal. Meski demikian, banyak relawan tetap bekerja di lapangan untuk membantu warga yang berpindah dari utara ke selatan.

“Kami sudah siap mengirim bantuan dalam skala besar begitu perlintasan dibuka,” kata juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric. “Ada ribuan ton pasokan yang menunggu izin masuk ke Gaza.”

Pos terkait