Jakarta (Outsiders) – Polda Metro Jaya menyebutkan sebanyak 10 jenazah korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, masih belum teridentifikasi hingga Selasa (28/4/2026).
10 Jenazah Belum Teridentifikasi
Dilaporkan AntaraNews, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan seluruh jenazah saat ini berada di RS Polri Kramat Jati dan masih dalam proses identifikasi oleh tim gabungan.
“Proses identifikasi terus dilakukan guna memastikan data korban dapat segera diketahui dan disampaikan kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur
Kecelakaan terjadi antara kereta CommuterLine dan kereta diesel jarak jauh di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan korban jiwa dan luka-luka.
Data sementara menyebutkan jumlah korban meninggal mencapai 14 orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka.
Imbauan kepada Masyarakat
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga pascakejadian untuk segera mendatangi RS Polri Kramat Jati.
Langkah ini dilakukan guna membantu proses pencocokan data ante mortem dan mempercepat identifikasi korban.
“Segera datang ke RS Polri Kramat Jati untuk membantu proses identifikasi,” kata Budi.
Proses Identifikasi Terus Berjalan
Polisi bersama tim Disaster Victim Identification (DVI) terus melakukan upaya identifikasi terhadap para korban. Proses ini melibatkan pencocokan data medis, DNA, serta barang pribadi korban.
Pihak kepolisian berharap seluruh identitas korban dapat segera diketahui agar bisa diserahkan kepada keluarga masing-masing.





