Pekanbaru (Outsiders) – Dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur setelah tidak menghadiri ujian Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di UPT Penilaian Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Jalan Amal Hamzah, Pekanbaru, Rabu (10/6/2026). Sementara itu, sebanyak 21 peserta terbaik akan melanjutkan ke tahapan psikotes.
Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota KPID Riau, Prof Dr Syarifah Faradinna mengatakan dari total 74 peserta yang berhak mengikuti ujian CAT, dua orang tidak hadir sehingga otomatis dinyatakan gugur dan tidak dapat mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
“Sesi pertama yang dimulai pukul 09.00 WIB ada satu peserta yang tidak hadir. Kemudian pada sesi kedua juga ada satu peserta yang tidak datang. Dengan demikian, dari total 74 peserta yang mengikuti tahapan CAT, dua orang dipastikan gugur,” kata Syarifah.
Ia menjelaskan hasil ujian CAT akan diumumkan pada Kamis (11/6/2026). Dari seluruh peserta yang mengikuti tes, hanya 21 orang yang akan dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan berikutnya.
“Besok hasil CAT akan langsung diumumkan. Dari seluruh peserta akan mengerucut menjadi 21 orang yang lolos ke tahapan selanjutnya,” ujarnya.
Menurut Syarifah, peserta yang lolos akan menjalani tes psikologi pada 12 Juni 2026 di Lembaga Psikologi Terapan (LPT) Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau (UIR).
“Pada tanggal 12 Juni mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai, sebanyak 21 peserta akan mengikuti psikotes di LPT Psikologi UIR. Seluruh peserta akan mengikuti tes secara bersamaan,” ungkapnya.
Hasil psikotes nantinya akan menjadi dasar pemeringkatan peserta. Nilai yang diperoleh akan digunakan untuk menentukan peringkat peserta dari nilai tertinggi hingga terendah.
“Nantinya akan langsung ada nilai hasil psikotes. Kami akan melihat peringkat berdasarkan nilai tertinggi hingga terendah untuk mengetahui siapa yang memperoleh hasil terbaik,” katanya.
Setelah psikotes, peserta akan menjalani tahapan wawancara yang lokasi pelaksanaannya masih akan ditentukan melalui rapat pleno panitia seleksi.
Selanjutnya, dari 21 peserta tersebut akan disaring menjadi 14 nama terbaik untuk diserahkan kepada Komisi I DPRD Riau guna mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Dari proses itu akan dipilih tujuh orang sebagai komisioner KPID Riau dan tujuh nama lainnya sebagai cadangan.
Dalam pelaksanaan CAT, panitia sempat menghadapi kendala teknis pada jaringan internet. Namun gangguan tersebut dapat segera diatasi sehingga ujian tetap berlangsung sesuai jadwal.
“Tadi memang ada kendala teknis yang berkaitan dengan sistem jaringan internet. Tak lama kok, ujian CAT tetap dapat terlaksana dengan baik. Alhamdulillah masih bisa ditangani oleh tim IT kita,” ujar Syarifah.





