Laporan Dicabut, Polisi Tetap Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

Cover Berita

Jakarta (Outsiders) – Kasus dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya Lay masih menyisakan tanda tanya. Meski pelapor telah mencabut laporannya, kepolisian menegaskan proses penyelidikan tidak dihentikan karena hingga kini fakta mengenai keberadaan korban dan dugaan tindak pidana masih terus didalami.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pencabutan laporan oleh pelapor berinisial NA pada 19 Juli 2026 tidak otomatis menghentikan proses hukum. Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk memastikan apakah benar telah terjadi penculikan atau korban pergi atas kemauan sendiri.

Polisi Masih Dalami Fakta

Roby menjelaskan penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, serta mendatangi rumah korban dalam rangka mencari petunjuk mengenai keberadaan Jesslyn.

Ia juga menyebut terdapat kemungkinan korban sudah berada di luar wilayah Jakarta. Namun hingga kini, polisi belum dapat memastikan apakah peristiwa tersebut merupakan tindak pidana penculikan sebagaimana laporan awal.

“Kami belum menghentikan penyelidikan karena masih belum menemukan fakta yang sebenarnya terjadi, apakah terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut,” kata Roby.

Diduga Dibawa Paksa dari Restoran

Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, dugaan penculikan terjadi pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 19.45 WIB saat Jesslyn menghadiri perayaan ulang tahun keluarganya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kuasa hukum keluarga menyebut korban diduga dibawa secara paksa oleh beberapa pria tak dikenal menuju sebuah mobil. Saksi juga mengaku mendengar korban berteriak meminta pertolongan sebelum kendaraan tersebut meninggalkan lokasi. Sejak saat itu, korban tidak lagi dapat dihubungi oleh keluarga maupun rekan-rekannya.

Muncul Dugaan Korban ke Malaysia

Di tengah proses penyelidikan, muncul informasi yang masih diverifikasi penyidik mengenai dugaan perjalanan korban ke Malaysia melalui Semarang sehari setelah peristiwa tersebut.

Selain itu, terdapat pula informasi mengenai keberadaan telepon seluler korban yang sempat terdeteksi di kawasan Puri Jimbaran, Jakarta Utara. Polisi menegaskan seluruh informasi tersebut masih dalam tahap pendalaman dan belum dapat disimpulkan sebagai fakta.

Hingga kini, Polres Metro Jakarta Pusat belum menetapkan tersangka maupun memastikan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap keberadaan Jesslyn Wijaya Lay dan memastikan kronologi sebenarnya dari peristiwa yang dilaporkan.

Pos terkait