Rakor Karhutla 2026, Bupati Siak Dorong Penguatan Restorasi Gambut

Afni Zulkifli Paparkan Strategi Cegah Karhutla di Riau, Fokus pada Restorasi Gambut

Pekanbaru (Outsiders) – Bupati Siak, Afni Zulkifli, menegaskan bahwa restorasi gambut menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah Kabupaten Siak.

Restorasi Gambut Jadi Strategi Utama
Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 yang digelar di Aula Tribrata Lantai 5 Polda Riau, Senin kemarin (27/4/2026). Kegiatan ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan terkait penanggulangan karhutla.

Bacaan Lainnya

Rakor tersebut diinisiasi oleh Kapolda Riau, Herry Heryawan, sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran di Provinsi Riau.

Afni menyebutkan, salah satu upaya pencegahan yang terus diperkuat adalah program restorasi gambut. Langkah ini dinilai penting untuk menekan potensi kebakaran yang kerap terjadi saat musim kemarau.

“Restorasi gambut bukan hanya program lingkungan, tapi langkah strategis untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap. Ini harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan semua pihak,” ujarnya.

Menurutnya, restorasi gambut mencakup pembasahan kembali lahan serta pengelolaan ekosistem secara berkelanjutan agar tidak mudah terbakar.

Ia menjelaskan, Kabupaten Siak memiliki wilayah gambut yang cukup luas sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam pengelolaannya. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Afni juga menekankan pentingnya deteksi dini dan kesiapsiagaan seluruh elemen, termasuk aparat dan masyarakat peduli api, agar potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas.

“Pencegahan jauh lebih penting daripada penanggulangan. Kita harus memastikan lahan gambut tetap basah dan tidak mudah terbakar,” katanya.

Selain restorasi gambut, berbagai upaya lain seperti patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan juga terus digencarkan.

Pemerintah Kabupaten Siak berharap melalui langkah tersebut, kejadian karhutla pada tahun 2026 dapat ditekan seminimal mungkin sekaligus menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Pos terkait