Jakarta (Outsiders) – Dinas Pengamanan dan Sandi TNI Angkatan Udara (Dispamsanau) meluncurkan aplikasi Security Management System (SMS) Flight Security Clearance (FSC) guna mempermudah proses pengajuan izin terbang, khususnya untuk penerbangan non-schedule, Senin (6/4/2026).
Peluncuran dilakukan di Ruang Antonov Persada, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan diresmikan Kadispamsanau Marsma TNI Rachmat Mestika.
Permudah Proses Perizinan Penerbangan
Dalam sambutannya, Rachmat Mestika menyampaikan bahwa aplikasi ini menjadi langkah modernisasi dalam pelayanan flight security clearance sekaligus meningkatkan efisiensi proses perizinan.
“Dengan adanya momentum ini tentunya para operator maskapai penerbangan akan lebih mudah lagi dalam setiap melakukan permohonan izin terbang khususnya pesawat udara sipil Indonesia yang tidak terjadwal atau non schedule,” ujarnya.
Perkuat Koordinasi Keamanan Penerbangan
Peluncuran aplikasi juga diisi dengan paparan dari Kasubdisintelud Kolonel Pnb Erwin Harfansa yang menjelaskan alur kerja serta penggunaan sistem tersebut kepada para peserta.
Melalui penerapan aplikasi ini, koordinasi antarinstansi dalam pertukaran informasi di bidang keamanan penerbangan diharapkan semakin efektif.
Seiring meningkatnya kompleksitas pengamanan penerbangan, sistem digital ini diharapkan mampu mendukung pengawasan yang lebih terintegrasi dan responsif.






