Pekanbaru (Outsiders) – TNI Angkatan Udara mengerahkan operasi logistik udara secara intensif untuk menyalurkan bantuan bagi wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) di Pekanbaru ditetapkan sebagai pusat distribusi, mengingat jalur darat di beberapa lokasi terputus dan tidak dapat dilalui.
Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris menyatakan bahwa kesiapan menyeluruh menjadi faktor penentu keberhasilan misi kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen telah disiapkan secara optimal untuk membantu masyarakat di tiga provinsi yang terdampak bencana banjir dan longsor.
“Kami menyiapkan seluruh elemen secara optimal. Bantuan ini kemanusiaan ini ditujukan bagi daerah terdampak bencana banjir dan longsor di tiga provinsi,” kata Danlanud, Sabtu (29/11/2025).
Sebagai simpul utama, Lanud Rsn menangani seluruh proses mulai dari penerimaan bantuan, konsolidasi logistik, hingga pengiriman ke titik yang dianggap paling prioritas. Bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat melalui pesawat C130 Hercules dan CN295 dari Lanud Halim, pemerintah daerah, serta berbagai lembaga kemanusiaan yang dihimpun di Posko Bantuan Bencana Alam Lanud Rsn.
Setiap jenis logistik dipilah menurut tingkat kebutuhan sebelum diterbangkan menggunakan dua helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja yang disiagakan khusus di Lanud Rsn. Helikopter ini difokuskan untuk menjangkau daerah terisolasi yang tidak dapat ditembus jalur darat, sehingga distribusi dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Dukungan operasi juga melibatkan peningkatan kesiapan seluruh unsur Lanud Rsn, mulai dari ground handling, kesiapan apron, area parkir pesawat, hingga percepatan proses bongkar muat. Kru udara, teknisi, dan seluruh personel pendukung disiagakan penuh untuk memastikan setiap pesawat maupun helikopter yang terlibat dapat berangkat dalam waktu respons tercepat.






