Surabaya (Outsiders) – Komandan Kodiklatal Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah secara resmi membuka Pendidikan Pertama Bintara TNI AL Angkatan 45 Gelombang 2 dan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AL Angkatan 45 Gelombang 3 Tahun Ajaran 2025 di Dermaga Semampir Baru Koarmada II, Ujung Surabaya, Selasa (2/12/2025).
Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda siswa kepada perwakilan peserta pendidikan. Tahun ini sebanyak 1.297 siswa mulai menjalani masa penggemblengan dasar kemiliteran di Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal). Komposisi siswa terdiri dari 847 peserta Dikmaba yang mencakup 752 pria dan 95 wanita, serta 450 peserta Dikmaba.
Dalam amanatnya, Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah menyampaikan apresiasi kepada para calon prajurit yang dinyatakannya telah melalui proses seleksi yang tidak mudah. Ia menegaskan bahwa pendidikan dasar adalah fondasi penting bagi perjalanan panjang para siswa sebagai prajurit TNI Angkatan Laut.
“Kesempatan ini merupakan awal bagi kalian untuk menempuh perjalanan panjang sebagai prajurit TNI Angkatan Laut. Gunakan masa pendidikan ini untuk membentuk karakter, fisik, mental, dan jiwa korsa sebagai bekal pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Dankodiklatal.
Ia juga menekankan pentingnya disiplin dan kekompakan, serta sikap peduli terhadap sesama dalam menghadapi dinamika pendidikan. “Saya berharap kalian dapat memegang teguh disiplin, menjaga kekompakan, dan tetap memiliki kepedulian antarsesama,” tutur Letjen Nur Alamsyah.
Setelah upacara pembukaan, seluruh siswa melaksanakan tradisi mandi laut sebagai simbol penyucian diri dan kesiapan memasuki kehidupan militer. Kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan alutsista Koarmada II dan orientasi menuju Resimen Kavaleri 2 Marinir.
Para siswa akan menjalani pendidikan selama enam hingga sembilan bulan di Kawah Candradimuka Puslatdiksarmil dan di pusat pendidikan sesuai kecabangan masing masing. Pendidikan ini menjadi tahap awal penempaan karakter prajurit Jalasena yang profesional, tangguh, dan berkarakter.






