Pekanbaru (Outsiders) – Kepulangan jemaah haji kloter pertama asal Pekanbaru tahun ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Kota Pekanbaru. Momen tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menyambut para tamu Allah dengan bingkisan khas daerah berupa kue talam durian.
Sebanyak 225 jemaah haji kloter pertama asal Pekanbaru tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Jumat (5/6/2026). Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.
“Alhamdulillah, yang datang di penerbangan pertama ini ada 225 orang. Tadi kami menyambut sekaligus mengucapkan selamat datang dan mendoakan semoga menjadi haji yang mabrur,” ujar Agung.
Selain menyampaikan ucapan selamat datang, Agung juga menyempatkan diri berdialog dengan para jemaah mengenai pengalaman mereka selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Menurutnya, para jemaah mengaku puas terhadap pelayanan yang diterima selama berada di Makkah dan Madinah.
“Alhamdulillah, tadi kami menyapa dan bercerita bagaimana di sana (Makkah), semua merasa happy, pelayanan cukup baik. Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh jemaah haji masyarakat Pekanbaru yang berangkat kali ini,” katanya.
Bertepatan dengan perayaan HUT ke-242 Pekanbaru, Pemko Pekanbaru bersama pusat oleh-oleh Nadhira Napoleon menyiapkan bingkisan khusus berupa kue talam durian untuk para jemaah yang baru tiba dari Tanah Suci.
“Jadi, tadi kami bersama Nadhira menyiapkan kue talam durian sebagai oleh-oleh bagi jemaah haji yang pulang ke rumah masing-masing. Nanti bisa mereka nikmati bersama keluarga sambil meminum air zam-zam,” jelas Agung.
Ia mengatakan, kue talam durian dipilih karena merupakan salah satu kuliner khas Pekanbaru yang tengah dipromosikan sebagai identitas daerah. Bahkan, pada peringatan hari jadi kota tahun ini, pemerintah berencana menggelar festival kue talam durian sepanjang satu kilometer.
“Ini festival kue talam durian terbesar di dunia. Festival kue talam durian ini tidak menggunakan APBD, kita disupport pelaku UMKM,” tutupnya.
Kepulangan jemaah haji yang bertepatan dengan perayaan hari jadi kota pun menjadi momen istimewa yang memadukan nuansa religius dengan promosi kuliner khas daerah, sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat Pekanbaru.





