Labuhan Bajo (Outsiders) – Komando Daerah TNI Angkatan Laut VII melalui Pangkalan TNI AL Labuhan Bajo hingga hari ketiga terus melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap KM Putri Sakinah yang mengalami kecelakaan tenggelam di Perairan Selat Padar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat lalu (26/12/2025) sekitar pukul 21.00 WITA.
Dankodaeral VII Laksda TNI Joni Sudianto, CHRMP., M.Tr.Opsla., menjelaskan bahwa operasi SAR dilaksanakan oleh Lanal Labuhan Bajo bersama unsur instansi gabungan dengan mengerahkan sejumlah sarana laut, antara lain RIB Lanal Labuhan Bajo, RIB Basarnas, RIB KSOP, RIB Mabes Polri, RIB Polda NTT, serta RIB Polairud Polres Manggarai Barat.
Operasi tersebut melibatkan personel dari prajurit Lanal Labuhan Bajo, Basarnas, KSOP, Mabes Polri, Polda NTT, Polairud Polres Manggarai Barat, Koramil setempat, serta potensi maritim dari asosiasi dan pemilik kapal di wilayah Labuhan Bajo.
KM Putri Sakinah merupakan kapal tradisional pengangkut penumpang berbendera Indonesia dengan Gross Tonnage 27. Saat kejadian, kapal mengangkut 11 orang yang terdiri dari empat anak buah kapal dan tujuh penumpang warga negara asing asal Spanyol.
Hingga hari ketiga pelaksanaan SAR, empat penumpang WNA asal Spanyol masih belum ditemukan, masing-masing atas nama Martin Carreras Fernando, Martines Ortuno Maria Lia, Martin Garcia Mateo, dan Martinez Ortuno Enriquejavier. Sementara seluruh ABK dan tiga penumpang lainnya telah berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Dari hasil penyisiran sementara oleh Tim SAR Gabungan, ditemukan sejumlah serpihan berupa bagian dinding kamar dan puing body samping kapal KM Putri Sakinah. Upaya pencarian terus dilanjutkan, termasuk dengan mengerahkan personel penyelam dari Lanal Labuhan Bajo untuk menemukan bangkai kapal maupun korban yang belum ditemukan.
āUpaya pencarian dan pertolongan akan terus dilaksanakan secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan personel serta sinergi seluruh unsur yang terlibat,ā ujar Dankodaeral VII.





