Bangkok (Outsiders) –Angkatan Darat Thailand tengah menyelidiki insiden mortir yang menghantam kawasan Hill 469 di Chong Bok, Distrik Nam Yuen, Provinsi Ubon Ratchathani, pada Selasa pagi sekitar pukul 07.25 waktu setempat.
Komandan Area Angkatan Darat Kedua, Letnan Jenderal Weerayuth Raksilp, mengatakan penyelidikan dilakukan untuk memastikan asal tembakan serta kronologi kejadian. “Kami sedang mengumpulkan informasi lebih lanjut dan hasilnya akan diumumkan setelah proses pemeriksaan selesai,” ujar Weerayuth.
Insiden tersebut mengakibatkan satu prajurit Thailand terluka akibat serpihan mortir. Prajurit yang terluka diketahui bernama Sersan Mayor Pratchaya Pilachai, komandan peleton di Peleton Senapan 1, Kompi R.6021. Ia mengalami luka di bagian lengan kanan.
Pihak militer menyatakan korban segera dievakuasi ke rumah sakit lapangan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisi prajurit tersebut diklasifikasikan sebagai kasus hijau atau tidak mengancam jiwa.
Hingga saat ini, Angkatan Darat Thailand belum merilis informasi lebih lanjut terkait sumber mortir maupun dampak lanjutan terhadap situasi keamanan di wilayah tersebut. Namun, aparat militer memastikan pengamanan di kawasan perbatasan tetap berjalan sesuai prosedur.






