Sibu (Outsiders) –. Jumlah korban banjir di Sarawak, Malaysia, dilaporkan menurun menjadi 611 orang dari 194 keluarga pada Kamis (15/1/2026). Angka tersebut berkurang dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat 622 orang.
Dikutip dari Bernama, Badan Penanggulangan Bencana setempat menyebutkan, hingga saat ini masih terdapat empat pusat pemindahan sementara yang beroperasi di wilayah terdampak, khususnya di Divisi Sibu dan Bintulu.
Di Sibu, hanya enam orang dari satu keluarga yang masih berada di pusat pemindahan yang berlokasi di Aula SMK Bukit Assek. Sementara itu, sebagian besar korban lainnya ditampung di pusat pemindahan di kawasan Bintulu dan Sebauh.
Departemen Irigasi dan Drainase Malaysia melaporkan sejumlah stasiun pemantauan sungai di Sarawak masih mencatatkan level air di atas batas bahaya, sementara beberapa lokasi lainnya berada pada status peringatan.
Pihak berwenang terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan debit air sungai serta mengimbau warga di daerah rawan banjir untuk tetap waspada.






