Iran Izinkan Kapal Malaysia Lewat Selat Hormuz, Anwar Sampaikan Terima Kasih

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengapresiasi Iran atas keputusan memberi akses pelayaran bagi kapal Malaysia yang sempat tertahan di Selat Hormuz. (Foto: Facebook Anwar Ibrahim)

Kuala Lumpur (Outsiders) – Pemerintah Malaysia menyampaikan apresiasi kepada Iran atas keputusannya mengizinkan kapal tanker minyak Malaysia melintas di Selat Hormuz.

Dilaporkan Bernama, apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, saat bertemu Duta Besar Iran untuk Malaysia, Valiollah Mohammadi, di sela-sela Dialog Kuala Lumpur-Ankara 2026.

Peran diplomasi tingkat tinggi

Anwar menyebut keputusan Iran tersebut sangat penting dalam menjaga kelangsungan pasokan energi bagi Malaysia. Ia juga menilai langkah itu membantu meredam tekanan biaya hidup serta menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Sebelumnya, Malaysia melakukan komunikasi diplomatik tingkat tinggi dengan Iran, termasuk pembicaraan antara Anwar Ibrahim dan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada 26 Maret 2026.

Hasil dari komunikasi tersebut memungkinkan kapal-kapal Malaysia yang terdampak situasi keamanan di kawasan kembali melanjutkan perjalanan.

Kapal tertahan mulai diizinkan melintas

Laporan menyebutkan, satu dari tujuh kapal Malaysia yang sempat tertahan telah lebih dulu mendapat izin melintas dengan aman. Kapal tersebut kini telah melanjutkan pelayaran menuju tujuan akhir.

Sementara itu, enam kapal lainnya dijadwalkan akan diizinkan melintas secara bertahap.

Selat Hormuz jalur strategis energi dunia

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran sempit namun sangat vital, yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak mentah dan gas dunia.

Kawasan ini sebelumnya mengalami ketegangan akibat serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah serta fasilitas Iran sejak akhir Februari 2026, yang berdampak pada lalu lintas kapal internasional.

Assyifa School

Pos terkait