Haru, Pemuda Disabilitas Siak Dilepas ke Bogor Ikuti Pelatihan Kemensos

Muammar (22), pemuda disabilitas asal Kampung Pusako, Kecamatan Pusako, Siak, tak mampu menahan haru saat dilepas Bupati Siak Afni Zulkifli untuk mengikuti pelatihan keterampilan di Sentra Terpadu “Inten Soeweno” Bogor, program Kementerian Sosial, Kamis (7/5/2026). ~ Foto Kominfo Siak

Siak (Outsiders) – Raut haru terlihat dari wajah Muammar saat berpamitan sebelum berangkat mengikuti pelatihan vokasional di Bogor. Pemuda penyandang disabilitas itu menjadi satu dari lima peserta asal Kabupaten Siak yang mendapat kesempatan mengikuti program pelatihan keterampilan dari Kementerian Sosial selama enam bulan.

Saat pelepasan keberangkatan, Muammar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Siak Afni Zulkifli atas dukungan yang diberikan kepada dirinya dan peserta lainnya.

Bacaan Lainnya

“Terimakasih bu, atas dukungannya. Saya tak menyangka bisa mengikuti pelatihan ini, tentu ini kesempatan bagi saya untuk belajar agar lebih produktif dan ilmu yang didapat bisa diterapkan nantinya,” kata Muammar.

Ia mengatakan keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri. Selama mengikuti pendidikan di Sentra Terpadu “Inten Soeweno” Bogor, Muammar akan mengambil pelatihan bidang las.

Sementara peserta lainnya akan mengikuti pelatihan elektro dan keterampilan vokasional lainnya sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

“Alhamdulillah, saya terharu dengan kondisi seperti ini, bisa diberikan kesempatan untuk menimba ilmu yang lebih tinggi lagi, saya akan bersungguh-sungguh belajar,” ujarnya.

Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan apresiasi kepada para peserta pelatihan vokasional angkatan ke-29 asal Kabupaten Siak. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi langkah penting bagi penyandang disabilitas untuk meningkatkan kemampuan dan bersaing di dunia kerja.

“Selamat belajar kepada anak-anak istimewa kami, semoga dengan adanya program pelatihan ini bisa memberikan ilmu yang berguna baik untuk diri sendiri, keluarga maupun Kabupaten Siak,” kata Afni.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Para peserta tetap mendapat pendampingan dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Siak selama menjalani pelatihan di Bogor.

Program pelatihan vokasional tersebut berlangsung mulai 22 April hingga 22 Oktober 2026 di Sentra Terpadu “Inten Soeweno” Bogor.

Adapun lima peserta asal Kabupaten Siak yang mengikuti program tersebut yakni Wahyu Ridho Padli asal Tambak Rejo, Sungai Mempura, M Syuhada asal Bandar Sungai, Muammar asal Dusun Pusako-Pusako, Hafiz Syahputra asal Teluk Kemas Minas Timur, serta Davin Fatuh Gaulay asal Dayun.

Pos terkait