Puluhan penggemar fanatik seorang selebritas asal China dilarang menaiki penerbangan Thai Airways menuju Beijing setelah dinilai mengganggu prosedur keselamatan di Bandara Suvarnabhumi, Thailand.
Bangkok (Outsiders) – Manajemen Bandara Suvarnabhumi, Thailand, meminta maaf atas penanganan petugas keamanan terhadap sekelompok penggemar fanatik seorang selebritas asal China yang berusaha mengikuti idolanya hingga ke dalam pesawat. Insiden itu berujung pada penolakan keberangkatan terhadap 22 penumpang karena dianggap melanggar prosedur keselamatan penerbangan.
Dilaporkan Bangkok Post, dalam keterangan resminya pada Selasa (4/8), pihak bandara menyebut peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 waktu setempat pada Rabu pekan lalu. Saat itu, seorang selebritas China dijadwalkan terbang menggunakan Thai Airways International penerbangan TG674 menuju Beijing. Identitas artis tersebut tidak diungkapkan.
Menurut manajemen bandara, sejumlah penggemar membeli tiket untuk penerbangan yang sama dan berupaya mendekati sang artis sejak berada di terminal keberangkatan. Mereka sempat memasuki ruang tunggu penumpang tanpa izin hingga petugas maskapai meminta bantuan petugas keamanan untuk mengeluarkan mereka.
Namun, kelompok penggemar kembali mengikuti artis tersebut hingga ke ruang tunggu akhir sebelum proses naik pesawat. Mereka menolak pemeriksaan kartu boarding dan berusaha mendekati idola mereka saat berjalan melalui garbarata menuju pesawat.
Demi menjaga keamanan penerbangan, petugas maskapai menutup pintu pesawat dan menolak masuk para penggemar yang belum menjalani pemeriksaan. Ketika situasi mulai memanas, petugas keamanan menggiring mereka kembali ke ruang tunggu.
Maskapai kemudian membatalkan keberangkatan 22 penggemar karena dinilai tidak mematuhi aturan keselamatan dan prosedur penerbangan.
“Personel maskapai menilai kelompok penggemar itu berpotensi menimbulkan gangguan di dalam pesawat dan situasi bisa menjadi tidak terkendali setelah pesawat lepas landas,” demikian pernyataan manajemen Bandara Suvarnabhumi.
Sebanyak 12 orang bersedia menurunkan bagasi mereka dari pesawat, sedangkan 10 lainnya menunjukkan ketidakpuasan dan melakukan tindakan yang dinilai provokatif terhadap petugas. Kondisi tersebut memicu ketegangan saat petugas berusaha mengendalikan situasi.
Meski menegaskan tindakan petugas dilakukan untuk menjaga keselamatan penumpang dan kelancaran operasional penerbangan, manajemen bandara mengakui terdapat petugas keamanan yang bertindak tidak sesuai standar pelayanan.
Bandara Suvarnabhumi menyatakan telah menjatuhkan sanksi disiplin terhadap petugas yang bersangkutan sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut.
Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari setelah muncul video lain yang memperlihatkan dugaan tindakan kasar petugas keamanan terhadap seorang pengunjung perempuan asal China dalam acara penggemar yang diselenggarakan GMMTV di Bangkok.
GMMTV sebelumnya sempat meminta maaf atas insiden tersebut. Namun, perusahaan kemudian menyatakan perempuan itu diketahui menyerobot antrean, memicu keributan dengan panitia, dan menyerang petugas keamanan yang berusaha mengeluarkannya dari lokasi acara. Setelah evaluasi internal, GMMTV mencabut sanksi skorsing terhadap petugas yang sebelumnya dikenai tindakan disipliner.





