Pekanbaru (Outsiders) – Kondisi ruas Jalan Bagan Jaya menuju Pelabuhan Samudra Kuala Enok, Kabupaten Indragiri Hilir, kembali menjadi perhatian. Anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi Partai Golkar, Dra. Hj. Septina Primawati, M.M., berharap Pemerintah Provinsi Riau menjadikan perbaikan jalan tersebut sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur.
Harapan itu disampaikan Septina melalui unggahan di akun Facebook pribadinya usai melakukan perjalanan reses di Kecamatan Enok. Dalam kunjungan tersebut, ia mengaku melihat langsung kondisi jalan yang kini berstatus sebagai jalan provinsi.
“Dalam perjalanan reses di Kecamatan Enok, saya melihat langsung kondisi jalan dari Bagan Jaya menuju Pelabuhan Samudra Kuala Enok yang hari ini sudah berstatus jalan provinsi yang masih membutuhkan perhatian serius,” tulis Septina.
Menurut mantan Ketua DPRD Provinsi Riau itu, keberadaan infrastruktur jalan yang layak memiliki peran strategis bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan konektivitas wilayah.
Melalui unggahannya, Septina berharap kondisi jalan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Riau dalam penyusunan program pembangunan ke depan.
“Infrastruktur jalan yang baik bukan hanya soal aksesibilitas, tetapi juga menyangkut kelancaran aktivitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, serta konektivitas antarwilayah,” tulisnya.
Berdasarkan kondisi yang terlihat di lapangan, ruas Jalan Bagan Jaya menuju Pelabuhan Samudra Kuala Enok mengalami kerusakan di sejumlah titik. Permukaan jalan tampak bergelombang, lapisan aspal banyak yang terkelupas, serta terdapat lubang yang berpotensi mengganggu keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, termasuk kendaraan yang menuju kawasan pelabuhan.
Pelabuhan Samudra Kuala Enok merupakan salah satu akses penting yang mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah pesisir Kabupaten Indragiri Hilir. Karena itu, perbaikan infrastruktur jalan menuju kawasan tersebut dinilai penting untuk menunjang kelancaran transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat.





