Bangkok (Outsiders) – Sebanyak 145 migran ilegal asal Myanmar ditangkap aparat keamanan Thailand setelah pengejaran dramatis pada Jumat (8/5/2026) dini hari di Provinsi Phitsanulok, Thailand utara. Dalam operasi tersebut, petugas juga menyita 10 kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut para migran.
Bangkok Post melaporkan para migran itu ditemukan berdesakan di sejumlah kendaraan pikap dan van yang berusaha menghindari pemeriksaan petugas di jalur utama wilayah Phitsanulok. Aparat kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil menghentikan rombongan kendaraan tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal, para migran diketahui masuk ke Thailand secara ilegal dari wilayah perbatasan Myanmar sebelum dibawa menuju kawasan tengah Thailand untuk mencari pekerjaan.
Otoritas keamanan Thailand menyebutkan para sopir dan pihak yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan manusia turut diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Petugas juga tengah menyelidiki kemungkinan keterlibatan sindikat perdagangan manusia lintas negara dalam kasus tersebut.
Arus migran ilegal dari Myanmar ke Thailand meningkat dalam beberapa tahun terakhir akibat konflik internal dan ketidakstabilan ekonomi di Myanmar. Banyak warga Myanmar mencoba memasuki Thailand untuk bekerja di sektor konstruksi, pertanian, dan industri jasa.
Kasus penangkapan migran ilegal dalam jumlah besar juga beberapa kali terjadi di wilayah Thailand utara dan tengah yang menjadi jalur transit menuju pusat-pusat ekonomi negara tersebut.





