“Untuk bidang pelatihan pembibitan varietas unggul, pihak kami sudah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Sulawesi, Sumatera Barat dan Aceh. Hasilnya, sumber benih yang resmi tidak diduga-duga direspon instansi sebagai satu-satunya Kakao terunggul di Riau,” ujarnya bangga.
Saat ini, Kelompok Tani Prima Jaya Tapung juga sudah memiliki Koperasi sehingga mempermudah masyarakatnya. “Koperasi tersebut juga andil dari PT CPI, yang mengucurkan modal awal sebagai motor penggerak usaha Kakao di Desa Pelambaian. Kami sangat berterima kasih kepada PT. Chevron Pacifik Indonesia,” katanya.
Pusat pembibitan Kakao varitas unggul dan bersertifikat dari Kelompok Tani Prima Jaya Tapung telah berkembang pesat. Bahkan tidak hanya di Desa Pelambaian, tapi juga di desa-desa lainnya di Kecamatan Tapung yang bergabung, antara lain Desa Sumber Makmur, Trimanunggal, Tanjung Sawit, Indra Sakti, Gading Sari, Kijang Rejo, Mukti Sari dan sebagainya.
Kini pembibitan kakao oleh masyarakat Desa Pelambaian sudah sampai ke kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Riau. Masyarakat setempat tidak hanya mendapat uang dari hasil menjual bibit, melainkan dari hasil memberikan pelatihan ke daerah-daerah lain.
Kelompok Tani Prima Jaya Tapung berkembang dengan profesional dan mampu menjaga mutu. Mereka juga membentuk divisi-divisi yang menangani dan mengawasi bidangnya masing-masing, termasuk pembimbingan terhadap desa-desa lainnya yang berada di bawah unit Prima Jaya Tapung.
Pemerintah desa mendukung pengembangan tanaman Kakao, untuk pemberdayaan menggunakan dana desa antara lain Desa Bukit Payung, Desa Pelambaian, Desa Karya Indah Kecamatan Tapung serta Desa Laboy Jaya Kecamatan Bangkinang.






