Menanti Buah Pasir, Kakao Terasa Manis

Bu Neneng, dengan biji Kakao kering hasil panen kebunnya (Foto: Majalah Outsiders)

Program Investasi Sosial PT CPI

Angin segar datang dari Program investasi social pengembangan ekonomi PT CPI, yang didasari pada pemetaan social, disebut dengan PRISMA, singkatan dari Promoting Sustainable Integrated Farming, Small Medium Enterprise Cluster and Microfinance Access.

Biji Kakao hasil panen masyarakat Desa Pelambaian (Foto: Majalah Outsiders)

“Pada November 2016 lalu, PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) menggulirkan program PRISMA dengan penerima manfaat masyarakat Tapung, khususnya Desa Pelambaian. Warga desa inilah yang menjadi cikal dibentuknya ISP (Intermediate Service Provider/Induk Kelompok Binaan Prima Jaya Tapung. Prima Jaya Tapung telah menjadi denyut perekonomian masyarakat setempat,” ujar Sonitha Poernomo, Manager Corp. Communication PT CPI ditemui terpisah usai kunjungan lapangan bersama Yulia Rintawati, Media and Communication Specialist, Sabtu (2/3/2019) lalu.

Menurutnya, secara umum sejak diluncurkan pada Januari 2015 hingga Desember 2017, program PRISMA di Riau berhasil menjangkau hampir 2.200 petani dan pelaku usaha mikro secara langsung dari 41 kelompok yang tergabung dalam 21 induk kelompok binaan.

“Kami menangkap kekhawatiran petani kebun sawit Desa Pelambaian menghadapi memasuki masa peremajaan (replanting), pokok sawit yang tua ditebang untuk diganti dengan tanaman sawit baru. Masyarakat Desa Pelambaian Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar Provinsi Riau mencoba berkebun Kakao. Tanaman Kakao diketahui sangat produktif. Salah satu produk olahan unggulannya adalah cokelat. Atas dasar inilah kami memutuskan untuk memberikan pembinaan dan pendampingan,” katanya.

Pendampingan yang sudah dilakukan, rinci Sonitha diantaranya yaitu sosialisasi potensi sebagai sumber penghasilan tambahan, pengenalan praktek budidaya Kakao yang baik, pelatihan manajemen pembibitan, Teknik sambung pucuk dan sambung samping, perawatan serta penyusunan rencana usaha induk usaha binaan.

“Dengan terbentuknya Koperasi Prima Jaya Tapung, ke depan dengan segala kegiatan usaha akan dikelola bekerja sama dengan koperasi,” janjinya mengakhiri.

Assyifa School

Pos terkait