Solok Selatan (Outsiders) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) menurunkan tim untuk menindaklanjuti kasus serangan harimau terhadap dua warga di Bukit Batuang Gadang, Jorong Sungai Rambutan, Nagari Persiapan Batang Lolo, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Solok Selatan.
Kepala BKSDA Sumbar, Hartono, mengatakan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) telah dikerahkan ke lokasi untuk mengumpulkan informasi sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait. “Hal ini dilakukan untuk memberi rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (16/9/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Dua warga setempat, Amsal (48) dan anaknya Pandi (25), diserang harimau saat berada di kebun karet di kawasan Bukit Batuang Gadang Mudiak Sako.
Akibat serangan itu, keduanya mengalami luka serius di bagian kaki, tangan, dan punggung. Amsal mengalami luka robek parah pada kaki kanan. Keduanya berhasil dievakuasi warga bersama aparat dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Solok Selatan.
Lokasi kejadian berada di kawasan perkebunan karet yang berdekatan dengan jalur jelajah satwa liar. Peristiwa itu terjadi saat Amsal dan Pandi menyusul anggota keluarga yang belum kembali dari kebun sejak pagi.






