Selat Bali (Outsiders) — Memasuki hari keempat operasi SAR tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, unsur TNI AL kembali menemukan satu jenazah korban. Proses evakuasi dilakukan oleh KRI Tongkol-813 setelah KRI Pulau Fanildo-732 mendeteksi jasad mengapung di perairan.
Atas perintah Komandan Guspurla Koarmada II sekaligus Dansatgas SAR TNI AL, Laksma TNI Endra Hartono, KRI Tongkol segera bermanuver cepat ke lokasi dan berhasil mengevakuasi korban. Jenazah kemudian dibawa ke Dermaga Pusri dan diserahkan ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk proses identifikasi oleh pihak berwenang.
Operasi ini turut melibatkan KRI Teluk Ende-517, KRI Marlin-877, KAL Sambulungan II-5-42, Patkamla Payaman II-5-43, Perahu Karet Lanal Banyuwangi, dan Heli Panther HS-1309.
Hingga saat ini, total 30 orang telah berhasil diselamatkan dan 7 jenazah ditemukan. Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, menegaskan komitmen TNI AL dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengintensifkan upaya pencarian dan evakuasi korban.






