Difasilitasi Kapal Perang TNI AL, Sebanyak 707 Pemudik Tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Sebanyak 707 pemudik asal Semarang dan sekitarnya turun dari KRI Banda Aceh-593 setibanya di pelabuhan, Rabu (18/3/2026). ~ Foto: Dispenal

Semarang (Outsiders) – Kapal Perang Republik Indonesia KRI Banda Aceh-593 yang mengangkut 1.447 pemudik akhirnya tiba dan sandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Rabu (18/3/2026). Kedatangan ini disambut dengan suasana hangat, penuh antusias, sekaligus haru dari para penumpang yang telah menempuh perjalanan laut dari Jakarta.

Ratusan pemudik tampak mulai turun dari kapal secara tertib, sebagian besar membawa barang bawaan dan perlengkapan perjalanan, sementara kendaraan roda dua milik mereka juga mulai diturunkan dari kapal.

Bacaan Lainnya

Penyambutan dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang bersama Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto, S.H., M.Sc., serta jajaran Forkopimda Kota Semarang. Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi bentuk perhatian terhadap keselamatan dan kenyamanan para pemudik.

Suasana di pelabuhan terlihat ramai namun tetap tertata. Petugas TNI AL bersama instansi terkait sigap mengatur arus penumpang dan proses penurunan kendaraan, sehingga seluruh rangkaian kedatangan berjalan lancar.

Sebanyak 503 unit sepeda motor turut diangkut dalam pelayaran ini. Dari total pemudik yang tiba, sekitar 707 orang merupakan warga Kota Semarang dan wilayah sekitarnya yang langsung melanjutkan perjalanan menuju rumah masing-masing.

Bagi pemudik yang tidak membawa kendaraan pribadi, pihak Lanal Semarang telah menyiapkan armada bus untuk mengantar mereka ke sejumlah titik transportasi lanjutan, seperti Stasiun Poncol, Stasiun Tawang, dan Terminal Terboyo.

Kedatangan KRI Banda Aceh-593 ini menjadi bagian dari program mudik gratis TNI Angkatan Laut yang bertujuan memberikan alternatif perjalanan yang aman dan nyaman, sekaligus membantu mengurai kepadatan arus mudik di jalur darat.

Pos terkait