Jakarta (Outsiders) – Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan mewakili Menteri Pertahanan menghadiri penyambutan kedatangan KRI Canopus-936 di Mako Kolinlamil, Jakarta, Senin (11/5/2026).
Kehadiran kapal bantu hidro-oseanografi modern tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan kemampuan pertahanan maritim nasional, khususnya di bidang survei strategis bawah laut dan dukungan operasi kelautan.Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan mewakili Menteri Pertahanan menghadiri penyambutan kedatangan KRI Canopus-936 di Mako Kolinlamil, Jakarta.
Kehadiran kapal bantu hidro-oseanografi modern tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemampuan pertahanan maritim nasional, terutama pada bidang survei bawah laut dan dukungan operasi kelautan.
Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali mengatakan KRI Canopus-936 menempuh pelayaran selama 57 hari dari Jerman menuju Indonesia. Kapal itu melintasi Samudra Atlantik dan sejumlah negara sebelum akhirnya tiba di Jakarta.
Menurut Kasal, kapal tersebut merupakan hasil kerja sama strategis Indonesia dan Jerman dengan tingkat kandungan dalam negeri yang telah mencapai lebih dari 60 persen. Hal itu disebut sebagai langkah maju menuju kemandirian industri pertahanan maritim nasional.

KRI Canopus-936 dirancang sebagai kapal survei hidro-oseanografi berteknologi tinggi yang mampu melaksanakan pemetaan laut, survei ilmiah, dukungan operasi militer, hingga pengembangan fungsi pencarian dan penyelamatan kapal selam di masa mendatang.
Dengan dukungan sensor bawah air canggih dan sistem modern, kapal tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas Indonesia dalam menjaga kedaulatan wilayah laut sekaligus mendukung keselamatan pelayaran nasional.
Momentum kedatangan KRI Canopus-936 juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat postur pertahanan negara melalui modernisasi alat utama sistem persenjataan yang adaptif, strategis, dan berorientasi pada kepentingan nasional jangka panjang.
Penyambutan kedatangan kapal itu turut dihadiri Panglima TNI, para kepala staf angkatan, pejabat tinggi Kementerian Pertahanan dan TNI, serta sejumlah tamu undangan.





