Siak (Outsiders) – Dua puluh lima tahun setelah menjadi peserta Jambore Nasional (Jamnas) 2001 di Baturaden, Jawa Tengah, Afni kini berada di posisi berbeda. Sebagai Bupati Siak, ia melepas generasi baru Pramuka Siak yang akan mengikuti Jamnas 2026 di Cibubur, Jakarta.
Pelepasan 33 anggota kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Siak berlangsung di Kantor Bupati Siak, Senin (10/8/2026). Mereka akan mengikuti Jamnas yang digelar pada 13-20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur.
Bagi Afni, momen tersebut bukan sekadar seremoni. Keberangkatan kontingen Siak kembali membawanya pada pengalaman ketika ia terpilih menjadi salah satu anggota kontingen perdana Kabupaten Siak ke Jamnas 2001.
“Dua puluh lima tahun yang lalu, saya dipilih khusus oleh Bupati Siak pada masa itu, Bapak Arwin AS, untuk berangkat Jambore Nasional tahun 2001 di Baturaden, Jawa Tengah,” kata Afni.
Pengalaman tersebut, kata Afni, menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Dari kegiatan Pramuka, ia mendapat pengalaman yang kemudian membawanya berkiprah dan menjelajah berbagai daerah.
Kini, seperempat abad berselang, Afni justru berdiri sebagai orang yang melepas kontingen Siak menuju ajang yang pernah diikutinya. “Qadarallah-nya, hari ini saya pula yang melepas kontingen Kwarcab Siak pada Jambore Nasional 2026 di Cibubur, Jakarta,” ujarnya.
Afni meminta para peserta memanfaatkan Jamnas sebagai ruang untuk menambah pengalaman sekaligus menjaga nama baik Kabupaten Siak. “Pesan saya, jaga nama baik tim dan nama daerah. Keep the spirit!” katanya.
Ia juga mengingatkan peserta agar membawa nilai-nilai kepramukaan selama mengikuti kegiatan. “Tumbuhlah tunas menjadi kelapa. Pemberi manfaat bagi semua. Salam Pramuka!” ujar Afni.
Ketua Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Siak, Mahadar, mengatakan 33 peserta kontingen merupakan hasil seleksi dari seluruh Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Siak.
Kontingen terdiri atas dua regu putra Pramuka Penggalang, dua regu putri, tiga Pembina Pendamping, dan satu Pimpinan Kontingen Cabang.
Selain itu, kontingen diperkuat perwakilan Satuan Komunitas (SAKO) Pandu Ma’arif NU dari tiga pondok pesantren, yakni Ponpes Miftahul Qur’an Kerinci Kanan, Ponpes Jabal Nur Kandis, dan Ponpes Hidayatul Mubtadiin Sabak Auh.
Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta mengikuti pemusatan latihan. Mereka mendapat pembekalan mental, fisik, keterampilan kepramukaan, serta seni dan budaya daerah.
Perjalanan Afni dan kontingen Pramuka Siak pun seperti membentuk sebuah estafet. Pada 2001, Afni berangkat sebagai peserta Jamnas perdana Siak. Pada 2026, ia melepas generasi berikutnya untuk membawa nama Siak ke panggung nasional.





