Pekanbaru (RiauNews.com) – Aktivitas jual beli di Pasar Sail, Kota Pekanbaru, Riau, masih berjalan normal menjelang pergantian tahun 2025. Kenaikan harga telur ayam dan minyak goreng dinilai belum memengaruhi daya beli masyarakat karena masih berada dalam batas wajar.
Pantauan di Pasar Sail, Jalan Hang Tuah, Rabu (31/12/2025), menunjukkan harga telur ayam naik dari Rp58.000 menjadi Rp62.000 per papan. Sementara itu, harga minyak goreng mengalami kenaikan tipis dari Rp17.000 menjadi Rp18.000 per liter.
Meski demikian, harga beras terpantau stabil di kisaran Rp17.000 per kilogram. Stabilnya harga beras didukung oleh ketersediaan stok yang masih mencukupi di tingkat pedagang.
Pedagang sembako di Pasar Sail, Paim Bangun (55), mengatakan kenaikan harga telur ayam dan minyak goreng dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang akhir tahun. Namun, kondisi tersebut tidak diikuti dengan lonjakan harga yang signifikan.
“Permintaan memang naik, tapi stok masih aman. Beras juga masih stabil di Rp17 ribu per kilogram,” ujar Bangun.
Ia menambahkan, untuk menyesuaikan kemampuan pembeli, pedagang juga melayani pembelian telur ayam secara satuan. Telur ayam ukuran kecil dijual Rp2.200 per butir, sedangkan ukuran besar Rp2.500 per butir.
Sementara itu, pembeli di Pasar Sail, Nurhayati (42), menilai kenaikan harga tersebut masih dapat diterima. Menurutnya, kebutuhan rumah tangga masih bisa terpenuhi meski ada penyesuaian harga.
“Masih bisa disesuaikan. Naiknya sedikit dan belum memberatkan,” kata Nurhayati.
Masyarakat berharap harga kebutuhan pokok tetap terkendali hingga memasuki awal tahun 2026 agar stabilitas ekonomi rumah tangga tetap terjaga.






