Pemprov Riau Cari Pimpinan BUMD Profesional, Proses Seleksi Diklaim Transparan

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto (Foto: Media Center Riau)

Pekanbaru (Outsiders)  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah melakukan seleksi calon Komisaris dan Direktur pada tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PT Riau Petroleum, PT Sarana Pembangunan Riau (SPR), dan PT Permodalan Ekonomi Rakyat.

Seleksi Ditekankan Transparan
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi politik maupun praktik titipan.

Ia meminta Panitia Seleksi bekerja secara independen dengan mengutamakan integritas, kompetensi, serta rekam jejak para calon.

“Saya tidak mau dengar ada istilah ‘orang dekat’ atau titipan. BUMD ini milik rakyat Riau. Kalau salah kelola, yang rugi masyarakat juga. Jadi harus diisi orang-orang profesional yang paham bisnis dan punya komitmen memajukan daerah,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Perbaikan Kinerja BUMD
SF Hariyanto mengungkapkan, sejumlah BUMD di Riau masih belum menunjukkan kinerja optimal dan belum memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, perbaikan tata kelola dinilai harus dimulai dari proses rekrutmen pimpinan yang ketat.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) secara terbuka dengan melibatkan akademisi serta lembaga independen.

“Uji Kelayakan dan Kepatutan dilakukan terbuka. Libatkan akademisi dan lembaga independen supaya hasilnya bisa dipertanggungjawabkan ke publik,” katanya.

Larangan Jadikan BUMD Alat Politik
Plt Gubri turut mengingatkan agar pimpinan BUMD yang terpilih nantinya tidak menjadikan perusahaan daerah sebagai alat politik.

“Kita tidak lagi bisa bekerja santai, harus bekerja keras semua, karena melihat kondisi keuangan kita. Fokus saja kerja, cari untung yang wajar, setorkan dividen ke daerah, dan layani masyarakat. Itu tugas utama,” tegasnya.

Daftar Kandidat Lolos Administrasi
Sementara itu, Panitia Seleksi telah mengumumkan sejumlah kandidat yang lolos tahap administrasi dan akan mengikuti UKK.

Untuk calon Direktur Operasional PT Riau Petroleum, nama-nama yang lolos antara lain Adi Wandra, Akhmad Fauzi Lindung Lubis, Andiga Dompak Baharaja Tarihoran, Fajar Muhardi, Heri Susanto, Indra Permana, Muhammad Fajri, dan Efriansyah Putram.

Calon Direktur Keuangan PT Riau Petroleum meliputi Fahmy, Ganesya Varandra, Novyandre, Roland Azerwin, dan Ashri Hadi.

Pada PT Sarana Pembangunan Riau, calon komisaris yang lolos yakni Mardoni Akrom, Zulfahmi, dan Sri Irianto. Sementara calon direktur meliputi Alpasirin, Fahmy, Herman Budoyo, Hezwandra, Muhammad Haris, Rahmad Aidil Fitra, dan Taufik Arrakhman.

Adapun pada PT Permodalan Ekonomi Rakyat, kandidat yang lolos administrasi antara lain Ade Frestian, Darwis Saputra Lubis, Herni Buchari, Susi Surya Agus, Syamsul Rakhmat, dan Yordan.

Pos terkait